
Ilustrasi arus balik lebaran 2018.
JawaPos.com - Libur lebaran akan segera usai. Gelombang arus balik di Jawa Timur (Jatim) sudah terasa mulai Minggu (17/6). Pekan ini diprediksi, kendaraan akan terus memenuhi di ruas jalanan di Jatim.
Berdasarkan data yang dicatat oleh Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jatim, hingga Minggu (17/6), sebanyak 1.502.334 kendaraan sudah masuk ke Jatim. Jumlah ini, diprediksi akan terus bertambah. Sebab, hingga Senin kemarin, Polisi juga mencatat kendaraan yang keluar Jawa Timur, yakni sebesar 2.157.819.
Artinya, jika dihitung secara kasar, masih ada sekitar 600 ribu kendaraan yang masih belum kembali ke Jawa Timur. Ada kemungkinan, mereka yang belum kembali itu, sengaja menghabiskan waktu lebih lama di kampung halaman. Atau dengan kata lain, memilih waktu pulang mepet menjelang hari masuk kerja.
Wadirlantas Polda Jatim AKBP M. Aldian menjelaskan, hingga H plus lebaran, kepadatan paling tinggi memang terjadi hari Minggu (17/6). "Kemarin (Minggu), memang sudah banyak terlihat kendaraan yang masuk ke Jawa Timur. Terutama yang lewat jalan tol mengarah ke Surabaya," jelas Aldian kepada JawaPos.com, Senin petang (18/6).
Aldian melanjutkan, puncak arus balik di Jatim diprediksi akan terjadi mulai Jumat (22/6) hingga Minggu (24/6) mendatang. "Tapi sebenarnya, sekarang ini tidak bisa membedakan mana kendaraan yang mau mudik, mana yang mau balik dan mana yang mau mengunjungi obyek-obyek wisata. Semuanya jadi satu di jalanan," lanjutnya.
Analisis itu muncul berdasar temuan di lapangan. Ada beberapa pengendara yang justru mudik setelah lebaran. Salah satu faktor yang menyebabkan hal itu adalah, waktu libur yang lebih panjang. Beberapa masyarakat memang ada yang sudah masuk kerja Rabu (20/3).
"Kalau yang masuk Rabu, kemungkinan besar akan mulai kembali nanti malam hingga besok Selasa," tambah mantan Kapolres Pasuruan tersebut.
Selain masuk Rabu, ada juga masyarakat yang masuk kerja hari Senin (25/6). Atau bahkan ada yang semestinya Rabu sudah masuk kerja. Namun, mereka sengaja mengambil cuti panjang untuk masuk kerja hari Senin.
Oleh sebab itu, Ditlantas Polda Jatim merubah skema penggunaan 5 ruas tol fungsional. Jika sebelumnya, tol fungsional itu diatur satu arah, menuruti waktu arus mudik maupun arus balik. Mulai kemarin tol fungsional dibuka dua arah.
"Dengan begitu tol fungsional bisa mengurai kepadatan. Misal volume kendaraan ke arah Barat tinggi, tetap bisa diurai karena tol fungsional kami buka. Tentunya kami siagakan petugas di dalam tol, mengatur dua arus kendaraan," ungkap alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) 1996 tersebut.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
