Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 19 Februari 2019 | 00.03 WIB

Miliki Nama Unik, Joko Widodo Dapat Kado Misterius

NAMA UNIK: Heni tengah menggendong putranya yang bernama Joko Widodo Maruf didampingi oleh suaminya, Suwarno. - Image

NAMA UNIK: Heni tengah menggendong putranya yang bernama Joko Widodo Maruf didampingi oleh suaminya, Suwarno.

JawaPos.com - Putra pasangan Suwarno dan Heni yang diberi nama Joko Widodo Maruf langsung menjadi perbincangan hangat masyarakat. Terlebih setelah undangan tersebut menyebar luar di media sosial.


Saat digelar acara syukuran di rumahnya yang ada di Dukung Kiping, RT 47 RW 17, Desa Banaran, Kecamatan Sambungmacan, Sragen beberapa hari lalu banyak tamu yang datang. 


Tidak hanya itu, Joko Widodo pun mendapatkan kado dari seseorang yang misterius. Kado itu berupa ayunan dan juga perlengkapan bayi. Bingkisan kado itu diantar oleh seorang ojek online. Dan baik Suwarno maupun Heni tidak mengenal sosok pengirim kado tersebut. Bahkan, awalnya Heni menolak bingkisan tersebut karena ia tidak mengenal pengirimnya. 


Akan tetapi, setelah mendapatkan penjelasan dari ojek online, akhirnya Heni pun menerimanya. "Saat mengadakan syukuran tiba-tiba ada pak ojek yang mengantarkan kado, dari nama pengirimnya adalah Anik dari Sragen. Saya tidak mengenai siapa Anik tersebut, makanya saya sempat menolaknya karena saya tidak pernah merasa memesannya," terangnya kepada JawaPos.com, Senin (18/2). 


Meski tidak mengenal sosok pengirim kado tersebut, Heni pun menyampaikan rasa terima kasih karena telah mendapatkan bingkisan kado. Selain Anik, ternyata banyak juga tamu yang lain yang juga menghadiri acara tasyakuran Joko Widodo.


Heni menyampaikan, dengan nama yang sama dengan Paslon nomor urut 01 ini, putra ketiganya tersebut akan tumbuh menjadi anak yang sehat dan tidak lagi masuk ke rumah sakit. 


Heni menceritakan, sehari setelah lahir, Joko Widodo langsung masuk ke rumah sakit umum daerah (RSUD) Sragen. Joko Widodo mendapatkan perawatan intensif di RSUD karena terlanjur meminum air ketuban. Sehingga, dia sempat tidak bisa bernapas.


"Paginya langsung dilarikan ke rumah sakit. Kata dokter terlalu banyak minum air kawah atau air ketuban. Setelah delapan hari dirawat, akhirnya diperbolehkan pulang. Semoga tidak kembali masuk rumah sakit, " harap Heni diamini suaminya Suwarno.

Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore