
Menteri ESDM, Ignasius Jonan saat meluncurkan becak listrik di UGM, Jumat (18/1).
JawaPos.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan meluncurkan becak listrik hasil karya dosen dan mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Jumat (18/1). Peluncuran tersebut bertepatan dengan momentum peringatan ke -73 Hari Pendidikan Tinggi Teknik (HPTT).
Dengan adanya inovasi becak listrik tersebut diharapkan bisa lebih memanusiakan pengayuh becak, dan menekan polusi dalam jangka panjang. "Saya terima kasih atas kerja sama PLN dengan UGM, untuk membuat becak listrik. Ini kan tidak dikayuh lagi, jadi lebih manusiawi," kata Jonan, di sela peluncuran becak listrik di UGM, Jumat (18/1).
Penjual jasa transportasi becak ini tak lagi dipanggil sebagai pengayuh lagi. Namun menjadi pengemudi becak ke depannya. "Polusi juga bisa ditekan, pakai becak listrik lebih tenang suaranya," katanya.
Sementara itu Rektor UGM, Panut Mulyono mengatakan, memakai becak listrik ini pengayuh becak lebih bisa dihargai dan dari sisi produktivitas bisa meningkat.
"Produktivitas semakin besar, karena tenaga diganti listrik. Jarak tempuh 1 kali charge bisa menempuh 30 kilometer. Itu sangat membantu dari sisi tukang becak, daya jelajah besar tidak harus banyak istirahat," katanya.
Ia juga membandingkan antara becak listrik dengan becak motor (Betor). Untuk Betor ini dirasa kurang ramah lingkungan, karena memakai mesin motor yang menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) langsung.
"Bentor yang digunakan motor bukan baru, suara juga tidak nyaman. Menjadi polusi di perkotaan, karena tetap memakai BBM langsung," katanya.
Dekan Fakultas Teknik UGM Nizam menambahkan, melalui Innovation Center for Automotive (ICA), UGM melakukan modifikasi armada becak dengan mengkonversinya menjadi becak dengan penggerak listrik.
Tanpa menghilangkan keaslian bentuk becak, konversi dilakukan dengan menambahkan komponen penggerak. Berupa motor listrik 1500 Watt 48 V dan baterai VRLA 48 V dengan kapasitas arus 12 Ah. Dengan baterai 12 Ah ini, becak dapat digunakan secara penuh dengan listrik untuk menempuh 30 kilometer untuk setiap pengisian baterai.
"Jarak tempuh ini dapat di tingkatkan dengan mengganti atau menambahkan sistem baterai menjadi 24 Ah dengan jarak tempuh sekitar 50-60 km setiap pengisian baterai," ucapnya.
Saat ini Fakultas Teknik UGM mengembangkan 15 prototype becak listrik. Hasil inovasi ini diberikan pada paguyuban pengemudi becak di kawasan Bulak Sumur.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
