
Ridwan Kamil tepis sudah tonton fIlm A Man Called Ahok
JawaPos.com - Sosok Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kembali diperbincangkan, kali ini perihal filmnya yang direview oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Namun, semalam lewat akun sosial media dia membantah dan menyatakan hal itu adalah hoax atau berita bohong.
Pakar Komunikasi Politik dari Universitas Pelita Harapan Dr Emrus Sihombing menyatakan, kabar ini viral karena melibatkan sosok yang kontroversial yaitu Ahok. Menurutnya, Ahok merupakan pribadi yang unik.
Menurutnya Ahok merupakan sosok yang kontroversial, karena memiliki dua kubu yang fanatik kepadanya. Satu di kubuk Ahokers, yang menganggap Ahok selalu benar dan jujur. Sedangkan, kubu lain adalah yang sangat menentang Ahok.
"Makanya dia unik, para politisi terlepas dari Kang Ridwan Kamil yang klarifikasi hoax. Mereka pasti melakukan kalkulasi-kalkulasi politik, karena keberadaan Ahokers dan para haters Ahok itu akan selalu ada," tuturnya kepada JawaPos.com, Sabtu (17/11).
Menurutnya, para politisi sudah dasarnya akan bertindak sesuai kepentingan politiknya. Sehingga para politisi akan bertindak sesuai dengan keuntungan mendapat insentif elektoral politik. Para aktor politik pasti akan mempertimbangkan ke arah sana.
"Sekarang posisi para aktor politik melihat pada apakah menguntungkan kalau ya menonton, atau kalau tidak menguntugkan ya tidak menonton. Semua dilihat dari segi respon publik," ungkapnya.
Sementara, Emrus berpendapat jika politisi sudah termasuk kubu Ahokers maka pasti cenderung menonton filmnya. Namun jika bersebrangan dengan Ahok, jangankan menonton pasti yang ada hanya mengabaikan.
"Kalau segmentasi daripada Ahokers maka mereka cenderung nonton film dong. Kalau tidak, jangankan menonton boleh jadi mereka malah mengabaikan. So depend on, kepentingan politik dan respon dari aktor politik," pungkasnya.
Sebelumnya, tersebar review film Ahok di grup-grup Whatsapp yang mengatasnamakan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Kabar di grup Whatsapp itu menunjukan Ridwan Kamil membuat sebuah review soal film A Man Called Ahok. Bahkan dalam tulisan tersebut dicatut nama Istri dan anaknya.
Sebagai orang nomor satu di Jabar, Kang Emil sapaanya mengklarifikasi soal informasi yang dianggapnya tidak benar. Karena selama ini Kang Emil dan keluarga belum pernah menonton film tersebut.
"Ini beredar di WA Grup dan ini adalah hoax. Karena kami belum menonton dan biasanya jika kami menonton film, reviewnya tidak akan kayak cerpen berlinang air mata begitu. Anda kurang pintar Ferguso. Btw katanya filmnya memang bagus. Sukses terus untuk film-film Indonesia," katanya dalam akun Instagram @ridwankamil Jumat (16/11).

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
