alexametrics

Menjembatani Metaverse dan Cryptocurrency dengan Ekonomi Islam

Prodi S1 Ekis Unair Undang Pakar dari Jepang
15 April 2022, 05:11:10 WIB

JawaPos.com-Pada Sabtu lalu (9/4), Program Studi S1 Ekonomi Islam atau Prodi S1 Ekis Universitas Airlangga menyelenggarakan kuliah tamu dengan fokus bahasan Web 3.0, metaverse, dan cryptocurrency.

Tema yang diangkat adalah “WEB 3.0: The Opportunity of Islamic Economics in Higher Education.” Lewat acara ini, Prodi Ekis Unair berusaha menjembatani perkembangan metaverse dan cryptocurrency yang dihubungkan dengan sudut pandang ekonomi Islam.

Tidak tanggung-tanggung, Prodi Ekis Unair mengundang ahli dari Jepang, Kazu Harashima. Harashima berasal dari perusahaan aplikasi media sosial Oorth. Dalam webinar ini, Harashima menjelaskan perkembangan internet Web 3.0, metaverse, dan cryptocurrency.

“Data akan saling berhubungan dengan cara yang terdesentralisasi,” ujar Harashima dikutip dari siaran pers yang diterima JawaPos.com. “Ini akan menjadi lompatan besar bagi generasi internet kita saat ini (Web 2.0). Sebab, sebagian besar data disimpan dalam tempat penyimpanan yang terpusat,” tambah Harashima.

Selain itu, penyelenggara juga mengundang Khrisna Adityangga. Dia adalah founder Oorth Indonesia yang juga CEO startup digital marketing agency, Skynosoft. Kehadiran Khrisna bertujuan memperkaya pembahasan dari perspektif ekonomi Islam.

Dalam paparannya, Khrisna mengajak audiens untuk melihat perkembangan di Indonesia dari perspektif ekonomi Islam.

Khrisna menekankan bahwa Islam sangat mengedepankan inovasi. Dengan syarat, mengetahui ilmu syariatnya.

“Perkembangan teknologi yang sering dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu, membuat umat Islam sering menjustifikasi berbagai bentuk inovasi ini sebagai suatu hal yang kurang baik,” kata Khrisna dalam siaran pers yang diterima JawaPos.com.

“Padahal, sebenarnya, banyak aspek di ekonomi Islam yang dapat dibantu melalui perkembangan teknologi Web 3.0. Seperti meminimalisir transaksi gharar. Lalu kita menjadi lebih aman, menjaga privasi bagi para penggunanya, dan juga humanis,” tambah Khrisna.

Karena temanya yang kekinian, webinar kali ini berhasil menarik minat lebih dari 200 peserta. Mereka tidak cuma berasal dari kalangan mahasiswa Ekis Unair. Tetapi juga alumni, dan mahasiswa dari universitas lainnya.

Di akhir acara, kuliah tamu ditutup dengan tips memasuki dunia di era perkembangan metaverse. Khususnya industri keuangan dan perbankan syariah.

Pembicara dalam tema ini adalah Kindy Miftah. Dia adalah Asisten Wakil Presiden Bidang Analisis Bisnis dan Perbankan Ritel Syariah dari Maybank Syariah.

Sebelumnya acara ini, prodi Ekis Unair sudah melaksanakan sosialisasi program studi melalui Virtual Expo Sharia Economics (VESCO) untuk anak SMA sederajat. Ajang ini sudah masuk ke series keempat di tahun ini.

Siswa dari berbagai macam sekolah dan daerah hadir mendengarkan pemaparan dari mahasiswa S1 Ekis Unair. Sekaligus, paparan dari Koordinator Program Studi dan Ketua Departemen Ekonomi Syariah.

Selain itu, prodi Ekis Unair rutin menyelenggarakan kegiatan-kegiatan program unggulan. Antara lain program student mobility. Ini adalah program untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menikmati pengalaman belajar dengan partner prodi Ekis di luar negeri. Contohnya di Inggris, Malaysia, Turki, Maroko, Brunei Darussalam, dan lainnya.

Alhasil, banyak mahasiswa yang mendapatkan prestasi internasional. Antara lain best paper saat konferensi internasional di Malaysia. Juga best participant saat summer school yang diselenggarakan di Maroko.

Alumninya juga tersebar di berbagai sektor sesuai dengan profil lulusannya. Yakni analis keuangan dan ekonomi Islam, perintis bisnis Islam, dan perencana ekonomi dan keuangan sosial Islam. Beberapa, telah bekerja di lembaga pemerintahan, swasta, perusahaan nasional, multinasional, dan wirausaha.

Prodi S1 Ekis Unair juga mendapatkan banyak penghargaan. Misalnya prodi S1 terbaik di FEB Unair tahun 2021. Juga terbaik lima di Unair tahun 2021. Sementara di tingkat nasional, Prodi Ekis Unair berhasil mendapat penghargaan sebagai kampus terdepan dalam pengembangan ekonomi syariah oleh Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia pada 2017.

Editor : Ainur Rohman

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads