Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 15 Mei 2021 | 04.44 WIB

GTPP Denpasar Catat 333 Orang Meninggal karena Covid-19

Tenaga medis menyuntikkan vaksin kepada buruh dan pekerja di Jakarta, Selasa (4/5/2021). Vaksinasi massal yang dilakukan oleh Kementerian Ketenagakerjaan tersebut diikuti oleh 1.000 pekerja dan buruh, berlangsung dalam rangka memperingati Hari Buruh 2021. - Image

Tenaga medis menyuntikkan vaksin kepada buruh dan pekerja di Jakarta, Selasa (4/5/2021). Vaksinasi massal yang dilakukan oleh Kementerian Ketenagakerjaan tersebut diikuti oleh 1.000 pekerja dan buruh, berlangsung dalam rangka memperingati Hari Buruh 2021.

JawaPos.com–Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Denpasar, Provinsi Bali, menyebutkan sebanyak 333 orang atau 2,28 persen pasien akibat terpapar virus korona meninggal dunia dari 13.870 pasien sembuh (95 persen). Angka tersebut akumulasi sejak terjadi pandemi Covid-19 pada 2 Maret 2020.

”Berdasar data, warga Denpasar yang dinyatakan terpapar Covid-19 meninggal dunia sebanyak 333 orang. Namun sebagian besar yang meninggal itu punya riwayat memiliki penyakit penyerta,” kata Juru Bicara Covid-19 Kota Denpasar I Dewa Gede Rai seperti dilansir dari Antara di Denpasar, Jumat (14/5).

Dia mengatakan, warga yang meninggal dunia itu tersebar di empat kecamatan di Kota Denpasar. Proses pemakaman atau kremasi terhadap warga yang meninggal itu sudah dilakukan sesuai aturan.

Dengan demikian berdasar data, secara akumulatif kasus positif tercatat 14.600 kasus. Pasien sembuh Covid-19 di Kota Denpasar sebanyak 13.870 orang (95,00 persen) dan kasus aktif masih dalam perawatan 397 orang (2,72 persen).

GTPP mengajak seluruh masyarakat untuk waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Meski sudah diberikan kelonggaran dalam beraktivitas, lanjut I Dewa Gede Rai, penerapan protokol kesehatan tetap harus dilaksanakan, sehingga pandemi segera berakhir.

”Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat. Intinya semua masyarakat waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi,” ujar I Dewa Gede Rai.

Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, dia mengatakan, satgas mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.

”Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sering mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 3M (menjaga jarak, menggunakan masker, dan mencuci tangan),” tutur I Dewa Gede Rai.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore