
Hasmini usai melahirkan anaknya saat kebakaran melanda rumahnya di Desa Aluh-Aluh Besar, Kecamatan Aluh-Aluh, Kabupaten Banjar Sabtu (13/5) kemarin.
JawaPos.com - Kebakaran hebat yang melanda Aluh-Aluh Besar, Jumat (11/5) akan menjadi kenangan yang membekas bagi Hasmini. Panik menyelematkan harta benda membuat dia lupa kondisinya. Dia melahirkan malamnya. Beruntung, bayinya sehat.
Perempuan 38 tahun itu terlihat terbaring lemah di salah satu ruangan Puskesmas Desa Aluh-Aluh Besar, Banjar, Kalsel, Sabtu (13/5) kemarin. Dia merupakan salah seorang korban kebakaran yang baru saja melahirkan bayi laki-laki usai berjibaku dengan api.
Ya, ketika kandungannya belum genap sembilan bulan Hasmini ikut mengangkat harta dan bendanya yang ada di dalam rumah agar tak terlalap oleh api. "Pokoknya waktu mengangkat saya tak memikirkan kandungan, saya angkat terus barang yang ada," kata Hasmini.
Akibatnya, pada malam harinya badan ibu lima anak ini terasa lemas dan dilarikan ke Puskesmas. "Perut saya sakit dan badan lemas, karena waktu kebakaran saya masih puasa," ungkapnya.
Tepat pukul 09.00 Wita, Sabtu (13/5) kemarin, dia melahirkan bayinya. Padahal sesuai dengan jadwal, bayinya seharusnya lahir tiga minggu lagi. "Bayinya lahir lebih cepat karena ibunya terlalu keletihan usai menyelamatkan harta bendanya dari kebakaran," kata Idah, bidan yang membantu persalinan Hasmini.
Anak ini sendiri mendapat perhatian khusus dari Bupati Banjar H Khalilurrahman yang bersama instansi terkait Sabtu (13/5) kemarin mengunjungi para korban kebakaran di Desa Aluh-Aluh Besar, Kabupaten Banjar.
Dalam kunjungan tersebut, pria yang akrab disapa Guru Khalil ini memberikan bantuan untuk para korban. Dia juga menjenguk Hasmini yang baru melahirkan bayi berjenis kelamin laki-laki sekitar pukul 09.00 Wita kemarin.
Saat memasuki ruangan Hasmini yang sedang dirawat, Guru Khalil diminta untuk memberi nama bayi yang baru dilahirkan Hasmini. "Laki-laki ya, kalau begitu beri dia nama M Nasir," kata Guru Khalil.
Dia menjelaskan, Nasir memiliki arti penyelamat. Sehingga bayi tersebut pantas diberi nama Nasir, karena sudah menyelamatkan ibunya dalam musibah kebakaran.
Hasmini terlihat sumringah setelah anak kelimanya itu diberi nama oleh seorang guru sekaligus bupati. "Alhamdulillah, Insha Allah nama itu akan saya pakai," ujarnya. (Sutrisno/ris/fab/JPG)

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
