alexametrics

Polri Kembali Libatkan TNI Dalam Operasi Tinombala Poso

13 Agustus 2020, 07:13:46 WIB

JawaPos.com–Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah Inspektur Jenderal Polisi Syafril Nursal mengatakan, TNI kembali dilibatkan dalam pelaksanaan Operasi Tinombala untuk perburuan terhadap DPO kelompok sipil bersenjata di wilayah Kabupaten Poso.
”Nanti teman-teman dari TNI memperkuat Operasi Tinombala, TNI akan memberi bantuan kepada Polri dalam menuntaskan persoalan di Poso,” kata Kapolda Sulteng Irjen Pol Syafril Nursal seperti dilansir dari Antara di Palu.

Syafril mengatakan, TNI akan membantu pengejaran dan melakukan penindakan hukum, agar persoalan dugaan DPO kelompok sipil bersenjata di wilayah Poso segara tuntas dan masyarakat bisa merasa aman. Hingga saat ini, kelompok sipil bersenjata anggota Mujahidin Indonesia Timur (MIT) diduga masih berada di wilayah Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Mereka melakukan teror kepada masyarakat setempat.

Kapolda menambahkan persoalan di Kabupaten Poso tidak cukup hanya dengan penegakan hukum saja. Namun, harus dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan semua pihak. ”Penyelesaian di Kabupaten Poso tidak hanya bisa dilakukan dengan penegakan hukum semata, tetapi harus dilakukan secara komprehensif,” ucap Syafril.

Menurut Kapolda, operasi sudah lakukan bertahun-tahun, namun belum menyelesaikan persoalan di wilayah setempat. ”Dari hasil evaluasi kita, terjadi bahwa ada DPO yang ditangkap tapi ada yang naik (bergabung) lagi, sehingga hasilnya cukup besar dan selama saya memimpin saja DPO sudah ditangkap ada lima,” ujar Syafril.

Selain itu dia menambahkan, telah mengamankan 20 orang yang diduga mau bergabung dengan terduga para kelompok yang keberadaan di atas, dengan membawa sejumlah kebutuhan pendukung.

Kapolda mengatakan, terkait dengan penyelesaian Poso, dia telah berdiskusi dengan pihak terkait, termasuk pemerintah daerah, agar persoalan di wilayah Kabupaten Poso bisa ditangani secara komprehensif.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara



Close Ads