
Jajaran Polres Sidrap saat mengamankan barang bukti seberat 7 kg yang semula dikira sabu-sabu, namun setelah diperiksa ternyata hanya berisi batu tawas.
JawaPos.com - Polres Sidenreng Rapang (Sidrap), Sulawesi Selatan (Sulsel) baru-baru ini mengungkap upaya peredaran gelap narkoba jenis sabu-sabu. Tak main-main beratnya mencapai 7 kg. Sayangnya setelah melalui serangkaian proses, barang bukti yang awalnya diduga sabu ternyata hanya batu tawas.
"Dugaan sabu yang ditemukan di Sidrap, hasil Laboratorium Forensik (Labfor) menyatakan bukan sabu tetapi sejenis tawas," terang Direktur Reserse Narkoba Polda Sulsel Kombespol Hermawan di Makassar, Selasa (12/3).
Pengungkapan berawal saat Polres Sidrap menerima informasi dari jajaran Polres Nunukan, Kalimantan Timur (Kaltim), bahwa barang diduga sabu hendak masuk ke wilayah Sulsel. Berkat kerja sama dua institusi polisi beda daerah itu, barang berhasil diamankan di kawasan Kecamatan Watangpulu, Sidrap, Senin (11/3).
Hasil pemeriksaan awal, barang itu disimpan di dalam dua buah karung. Barang itu sengaja dicampur dengan bawang merah dan minyak goreng untuk mengelabui petugas. Kabarnya dua orang telah diamankan polisi. Mereka disebut-sebut merupakan warga dari luar Sidrap.
Meskipun demikian, Korps Bhayangkara belum merilis identitas dua orang itu ke publik. Yang sudah dirilis atau dipamerkan polisi adalah barang bukti 7 kg yang diamankan, Senin (11/3).
Setelah mengamankan dugaan barang bukti sabu beserta dua orang, polisi mengujinya di laboratorium. Pemeriksaan itu untuk membuktikan apakah barang mengandung zat amepethamin atau tidak.
Belakangan terungkap, barang sitaan itu ternyata bukan sabu-sabu. Barang bukti murni merupakan jenis bebatuan alami yang mengandung zat kapur.
"Berarti mulai banyak barang palsu yang beredar. Polisi Daerah Kalimantan dan Sumatera banyak menangkap saat ini, sehingga yang masuk ke Sulsel kecil," ungkap Darmawan.
Polisi berdalih bahwa sejauh ini pihaknya telah berupaya maksimal untuk mengungkap peredaran gelap narkoba yang masuk ke wilayah Sulsel. Tangkapan sabu palsu tersebut menjadi bahan evaluasi kepolisian untuk lebih jeli dalam mengembangkan laporan.
"Semua bisa terjadi," pungkas Darmawan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
