
Ilustrasi virus korona
JawaPos.com–Para perawat di Jawa Tengah akan mengenakan pita hitam di lengan saat bekerja selama sepekan mendatang sebagai bentuk duka atas meninggalnya perawat di RS Kariadi, Semarang, dalam tugasnya melawan pandemi Covid-19.
Ketua DPW Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah Edy Wuryanto seperti dilansir dari Antara di Semarang pada Jumat (10/4) mengatakan, aksi solidaritas itu akan dilakukan hingga 16 April. Selain sebagai bentuk solidaritas, kata dia, pemakaian pita hitam itu juga sebagai bentuk keprihatinan atas penolakan pemakaman terhadap perawat yang meninggal dunia tersebut.
”Perawat yang meninggal dunia akibat terpapar korona ini ditolak pemakamannya saat akan dimakamkan di TPU Siwarak, Bandarharjo, Kabupaten Semarang,” kata Edy.
Dia menyayangkan stigma negatif masyarakat terhadap pasien maupun jenazah penderita Covid-19 yang akhirnya dikucilkan. Bahkan ditolak oleh warga setempat. ”Ini akan bisa dampak negatif terhadap teman-teman yang bertugas,” ucap Edy.
Ke depan, kata dia, edukasi tentang protokol dalam penanganan pasien maupun korban meninggal akibat korona harus lebih diperkuat.
Seorang perawat RS Kariadi, Semarang, yang meninggal dunia dengan status positif korona sempat ditolak pemakamnnya di Ungaran. Jenazah kemudian dimakamkan di tempat pemakaman umum Bergota, Semarang.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=y6l-wS42kyQ
https://www.youtube.com/watch?v=FqEZCBYcen8
https://www.youtube.com/watch?v=UvF57ikSGsQ

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
