Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 7 Desember 2022 | 23.04 WIB

Densus Penyelidikan di Sukoharjo Soal Ledakan di Polsek Astanaanyar

Polisi berjaga di sekitar Mapolsek Astana Anyar, Kota Bandung, Rabu (17/12), pasca ledakan bom. Ajat Sudrajat/Antara - Image

Polisi berjaga di sekitar Mapolsek Astana Anyar, Kota Bandung, Rabu (17/12), pasca ledakan bom. Ajat Sudrajat/Antara

JawaPos.com–Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri dilaporkan melakukan kegiatan penyelidikan berkaitan dengan peristiwa ledakan Kantor Polsek Astanaanyar, Kota Bandung, Rabu (7/12).

Kabidhumas Polda Jawa Tengah Kombespol Iqbal Alqudusy membenarkan giat Densus di wilayah Sukoharjo itu. ”Benar ada giat penyelidikan pelaku kasus ledakan di Polsek Astanaanyar Bandung. Saat ini Kapolres Sukoharjo juga ada di lokasi,” kata Iqbal Alqudusy seperti dilansir dari Antara.

Meski demikian, Iqbal tidak menjelaskan rinci wilayah serta kegiatan apa saja yang dilaksanakan tim Densus tersebut. Dari informasi yang dihimpun, Densus melakukan penggeledahan rumah di wilayah Cemani, Kabupaten Sukoharjo.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, pelaku bom bunuh diri Polsek Astanaanyar, Kota Bandung, Rabu (7/12), teridentifikasi bernama Agus Sujarno atau Agus Muslim. Pelaku pernah ditangkap karena terlibat peristiwa bom Cicendo pada 2017.

”Yang bersangkutan pernah ditangkap karena peristiwa bom Cicendo dan sempat dihukum empat tahun. Pada September atau Oktober 2021 yang bersangkutan bebas. Tentunya kegiatan yang bersangkutan kami ikuti,” kata Listyo Sigit, Rabu (7/12).

Agus Muslim juga teridentifikasi berafiliasi dengan kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD). Listyo Sigit menjelaskan, identifikasi itu diperoleh melalui pemeriksaan sidik jari dan pengenalan wajah (face recognition).

”Kelompok JAD yang diikuti Agus Muslim, berbasis di Bandung,” ujar Listyo Sigit.

Agus Muslim pernah ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan, Jawa Tengah. Namun, saat bebas, lanjut Listyo, Agus Muslim masih masuk dalam kategori merah.

”Dan memang yang bersangkutan masih susah diajak berbicara, cenderung menghindar, walaupun sudah melaksanakan aktivitas,” jelas Listyo Sigit.

Listyo memerintahkan timnya untuk mendalami dan mencari orang-orang atau kelompok yang diduga terafiliasi dengan kelompok Agus tersebut. ”Seluruh tim satgas sudah diperintahkan bergerak,” ujar Listyo.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore