
DESA TANPA LISTRIK : Meski sudah tersedia tiang dan lampu khusus penerangan jalan di Desa Bengohan, Kecamatan Lahei. Satu desa di Barito Utara yang masuk ring I PLTMG Bangkanai milik PLN sampai saat ini belum bisa menikmati listrik.(ALWANDI/RADAR SAMPIT)
JawaPos.com - Kabupaten Barito Utara (Batara) sangat kaya akan sumber daya alamnya (SDA). Memiliki batubara, daerah berjulukan Bumi Iya Mulik Bengkang Turan ini juga ada potensi gas, yang saat ini dijadikan sumber tenaga listrik.
Listrik yang diproduksi oleh Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) di daerah Bangkanai, bahkan telah dialirkan ke daerah dan provinsi tetangga. Namun, ironisnya beberapa desa di wilayah ring satu, justru belum menikmati listrik tersebut.
Salah satunya adalah Desa Bengahon, Kecamatan Lahei, Kalimantan Tengah (Kalteng). Padahal warga setempat sangat mengharapkan agar listrik PLN juga dapat masuk ke desanya, sehingga mereka juga bisa merasakan penerangan sama halnya seperti di Kota Muara Teweh.
Kepala Desa Bengahon, Everiady Desa Bengahon mengatakan, sampai saat ini masih belum dapat menikmati jaringan listrik PLN. Namun, pemerintah desa mencoba berinisiatif untuk membangunan penerangan di daerahnya dengan mengucurkan dana untuk pembangunan pemerangan dengan menggunakan solar sel di daerahnya.
"Kami ada membuat lampu penerangan di sepanjang jalan desa, namun untuk rumah, warga menggunakan litrik dari genset dan solar sel," katanya dikutip dari Radar Sampit (Jawa Pos Group), Sabtu (6/7).
Menurut Kades, bahwa Desa Bengahon merupakan desa yang masuk dalam ring I PLTMG Bangkanai milik PLN yang menyuplai listrik ke Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur.
"Harapan kami agar PLN dapat segera melakukan pemasangan jaringan listrik di wilayahnya, sehingga peningkatan perekonomian dan kesejahteraan warga dapat tumbuh," ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, manajer PLN ULP Muara Teweh, Gustiadi Fathur Rahmandi mengungkapkan, pemasangan jaringan desa-desa di Kecamatan Lahei telah diprogramkan pada 2020.
"Kendala saat ini yakni akses jalan untuk pengangkutan material serta lahan untuk pemasangan tiang," katanya.
Namun, jelas dia, hal ini dapat dilakukan percepatan untuk pemasangan jaringan di daerah tersebut, dengan syarat akses jalan yang memadai untuk pengangkutan material serta tidak ada kendala dalam hal pembebasan lahan.
"Jadi, pemasangan jaringan di beberapa desa di Kecamatan Lahei dapat dipercepat asal beberapa syarat tersebut telah di penuhi. Seperti contoh yakni Kecamatan Gunung Timang yang sudah menikmai jaringan listrik interkoneksi seperti di Ibukota Kabupaten," pungkasnya.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
