Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 6 November 2021 | 02.49 WIB

Banjir Bandang Batu, 9 Orang Tewas, 1 Masih Hilang

Banjir bandang di Kota Batu, Kamis (4/11). Istimewa - Image

Banjir bandang di Kota Batu, Kamis (4/11). Istimewa

JawaPos.com–Banjir bandang di Kota Batu pada Kamis (4/11) menewaskan 9 orang. Sementara 1 warga masih dinyatakan hilang.

Hal itu dipastikan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta ketika meninjau Kota Batu, Jumat (5/11) sore. Banjir tersebut disertai lumpur, material batu, kayu, dan sebagainya, menerjang rumah warga. Banjir menghanyutkan 10 korban jiwa dan 9 orang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, 1 orang masih dalam pencarian.

Nico memastikan seluruh pihak membuat berbagai satuan tugas gabungan. Staf itu dilengkapi unsur pemerintah provinsi, pemerintah kota, TNI, dan Polri.

”Yang pertama yaitu satgas pemulihan, yang kedua satgas identifikasi korban, yang ketiga adalah satgas logistik, lalu yang keempat adalah satgas komunikasi, yang kelima satgas pendataan,” papar Nico ketika meninjau lokasi banjir, Jumat (5/11) sore.

Satgas itu akan melakukan pemulihan dengan melakukan pembersihan. Yang utama mencari korban yang masih hilang. ”Kami mengharapkan tim bersinergi dan bekerja. Pemulihan dengan membersihkan. Dari beberapa korban tadi sudah ditemukan, tinggal satu orang yang belum,” tutur Nico.

Kapolda meminta masyarakat bila terjadi hujan agar mewaspadai betul jalur air. ”Kami akan menginformasikan baik kepada masyarakat di sepanjang jalur sungai, yang diprediksi menjadi aliran air untuk mengungsi terlebih dahulu, karena keamanan jiwa lebih penting,” jelas Nico.

Kapolda mengatakan, akan melaksanakan analisis dan evaluasi terkait dengan satgas yang sudah dibentuk. Harapannya warga bisa segera pulih kembali.

”Kami akan merelokasi, selanjutnya mencari korban yang masih hilang. Pelayanan kesehatan serta logistik sudah terpenuhi,” ujar Nico.

”Kepada masyarakat kalau nanti diimbau untuk mengungsi tolong diikuti terlebih dahulu, karena takutnya nanti kalau ada hujan susulan dan terjadi longsoran lanjutan, jadi itu yang paling penting. Ayo patuhi apa yang disampaikan petugas,” ucap Nico.

Berikut data korban jiwa dari Polres Kota Batu, per 5 November


  1. Ibu Wiji (55 tahun)


Alamat: Dsn. Gintung Ds. Bulukerto, ditemukan meninggal dunia dan dibawa ke RS Karsa Husada

  1. Sarip (60 tahun)


Alamat: Dsn. Gintung Ds. Bulukerto, ditemukan meninggal dunia dan dibawa ke RS Karsa Husada

  1. Mr X (masih diidentifikasi)


Ditemukan meninggal di Dsn. Tinjumoyo Ds. Sidomulyo

  1. Feri (31 tahun)


Alamat: Dsn. Gintung Ds. Bulukerto, ditemukan meninggal dunia dan dibawa ke RS Karsa Husada

  1. Dian/Jiya anak Feri (3,5 tahun)


Alamat: Dsn. Gintung Ds. Bulukerto, ditemukan meninggal dunia dan dibawa ke RS Karsa Husada

  1. Adi Wibowo (40 tahun)


Alamat: Jalan Kartini belekang RS Hasta Brata, ditemukan meninggal dunia dan dibawa ke RS Karsa Husada

  1. Wakri (62 tahun)


Alamat: Dsn. Sabrangbendo Ds. Giripurno, ditemukan meninggal dunia, dan dibawa ke RS Karsa Husada

  1. Arif (30 tahun)


Alamat: Ds. Bulukerto, Bumiaji, Kota Batu, ditemukan meninggal dunia

  1. Fery (30 tahun)


Alamat: Dsn. Cangar Ds. Bulukerto, Bumiaji, ditemukan meninggal dunia

Sementara 1 orang masih dalam pencarian, TK, 58, alamat Dusun Gintung, Bulukerto

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore