
Polisi menggelandan artis VA ke Kantor Ditreskrimsus Polda Jawa Timur, Sabtu (5/1).
JawaPos.com - Dugaan praktik prostitusi online kembali terbongkar. Polda Jawa Timur (Jatim) meringkus 7 orang di sebuah hotel di Surabaya, Sabtu (5/1) pukul 12.30 WIB.
Mereka adalah FA, VA, dan seorang mucikari. Turut diamankan pula 4 menejemen FA dan VA. Ketujuh orang itu lantas digelandang ke kantor polisi. Satu orang di antaranya ditetapkan sebagai tersangka.
Wadirkrimsus Polda Jatim AKBP Arman Asmara mengatakan, FA dan VA merupakan artis FTV dan model majalah dewasa. Untuk layanan seks keduanya, sang mucikari menawarkan tarif Rp 80 juta dan Rp 25 juta.
"Mereka diduga melakukan transaksi elektronik yang mengarah pada kegiatan pelecehan seksual," kata Arman di Mapolda Jatim, Jalan A Yani, Surabaya, Sabtu (5/1).
Polisi menduga FA dan VA telah bolak-balik Jakarta-Surabaya untuk melayani pelanggan. Saat penangkapan, keduanya kedapatan menyewa dua kamar yang berbeda.
Kini, polisi masih melakukan penyidikan terhadap para pelaku. "Sudah sebulan kami menyelidiki via media sosial. Mereka sudah bolak-balik Jakarta-Surabaya," imbuh Arman.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
