
Najmudin Rasul
JawaPos.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kerap tampil ala anak muda yang merepresentasikan generasi milenial. Mulai dari style jacket, sepatu, hingga yang teranyar atraksi terbang sang Presiden menggunakan sepeda motor saat pembukaan Asian Games 2018 beberapa waktu lalu.
Pengamat Politik dari Universitas Andalas (Unand), Najmuddin Rasul mengaku,dirinya terus mengikuti pesan-pesan politik yang disampaikan Jokowi. Mulai dari pidato, cara berpakaian, hingga aksi-aksi yang berujung viral.
Menurutnya, pola bergaya anak muda yang dilakukan Jokowi bukan bagian dari milenial. Sebab, generasi milenial yang juga disebut generasi cyber punya ciri khas tersendiri. Antata lain lahir era 90-an, berfikir logis, rasional, kritis, dan cenderung mengabaikan norma.
Generasi ini, terang pakar komunikasi politik jebolan Universitas Kebangsaan Malaysia itu, menggunakan media sosial (medsos) sebagai medium komunikasi dan sumber informasi.
"Jadi, defisinya bukan perangai. Harusnya, Capres dan Cawapres membuat isu yang relevan. Bukan bergaya anak milenial," kata Najmadudin pada JawaPos.com, Senin (3/9).
Dosen Pascasarjana FISIP Unand itu menilai, lagak generasi milenial yang dimainkan Capres Jokowi dapat menimbulkan efek kontra produktif. "Ini salah paham dan salah kaprah. Bisa merugikan diri sendiri. Jokowi kurang paham makna milenial," tegasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
