
SOSIALISASI: BKIPM Kelas II Cirebon menyosialisasikan bahaya pemeliharaan ikan predator, Selasa (3/7).
JawaPos.com - Penemuan Ikan Arapaima Gigas di Sungai Brantas, Jawa Timur yang sempat menghebohkan masyarakat beberapa lalu, ternyata masuk dalam kategori ikan berbahaya dan ikan pendatang ilegal.
Kepala BKIPM Klas II Cirebon, Obing Hobir As'ari mengatakan, sesuai dengan Permen KP Nomor 41/2014 tentang larangan pemasukan jenis ikan berbahaya dari luar negeri dan UU Nomor 45/2009 tentang perikanan, Ikan Arapaima Gigas merupakan ikan pendatang ilegal dan tidak layak untuk dipelihara, apalagi dibudidayakan.
Sejak 2014 lalu, ikan jenis predator tersebut dilarang masuk ke Indonesia. Obing menyebutkan, dalam aturan tersebut diatur, bagi siapa saja yang memelihara, membudidayakan, atau melepaskan ikan predator itu akan mendapatkan ancaman enam tahun penjara dan denda sebesar Rp 2 miliar.
"Kami berharap tidak ada warga yang memelihara ikan predator Arapaima di Cirebon dan sekitarnya. Kalau pun ada, segera serahkan kepada kami. Karena ikan itu termasuk ikan yang tidak boleh dibudidayakan," ujar Obing usai sosialisasi di kantor BKIPM Kelas II Cirebon, Jalan Raya Cideng, Kabupaten Cirebon, Selasa (3/7).
Dikatakannya, 2015 hingga sampai saat ini, dirinya belum menemukan adanya ikan berbahaya yang dilepas di alam liar di wilayah kerjanya. Bahkan, setiap tahun BKIPM rutin memetakan di masing-masing daerah yang memelihara ikan berbahaya.
Obing mengatakan, posko penyerahan ikan berbahaya itu belum dipastikan akan diperpanjang atautidak. Hanya saja dirinya akan mengikuti instruksi dan arahan dari BKIPM pusat.
Disebutkan, untuk daerah Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan sudah dipetakan. Hasilnya, ada sebagian warga yang memelihara ikan tersebut sebagai hobi.
"Apakah posko penyerahan ikan predator itu akan diperpanjang atau tidak, belum tahu pasti. Apakah ada operasi pemelihara ikan itu juga belum ada instruksi. Kami menunggu saja sesuai arahan dari pusat," pungkasnya.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
