Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 3 Juli 2018 | 15.05 WIB

Gara-gara Bayi Unta, FPI Geruduk Kebun Binatang Surabaya

Anggota Front Pembela Islam (FPI) mendatangi Kebun Binatang Surabaya (KBS) pada Minggu, (1/7) kemarin - Image

Anggota Front Pembela Islam (FPI) mendatangi Kebun Binatang Surabaya (KBS) pada Minggu, (1/7) kemarin

JawaPos.com – Anggota Front Pembela Islam (FPI) mendatangi Kebun Binatang Surabaya (KBS) pada Minggu (1/7) kemarin. Kedatangan anak buah Rizieq Shihab itu diketahui untuk melakukan protes kepada pihak KBS atas pemberian nama seekor unta yang baru lahir pada 15 Mei lalu dengan nama Aminah.


Pihak FPI menilai, pemberian nama tersebut melecehkan ibu Nabi Muhammad SAW, Siti Aminah. Namun, setelah dilakukan klarifikasi, pihak KBS memastikan, pemberian nama Aminah itu tidak benar. Sebab berdasarkan dokumen penamaan unta tersebut, tertulis dengan nama Sarinah. Akan tetapi, saat melakukan rilis ke media beberapa waktu lalu Dirut PDTS KBS Chairul Anwar terjadi salah ucap.


“Iya benar FPI ke sini. Ini hanya salah nyebut, nama untanya kan Sarinah, atau waktu dirilis teman-teman media tidak dengar,” kata Humas KBS, Winy saat dikonfirmasi JawaPos.com, Senin, (2/7).


Usai melakukan klarifikasi, kata Weny, pihak KBS maupun pihak FPI sama-sama legawa. Pihak KBS pun meminta maaf jika kejadian tersebut dianggap melecehkan ibu Nabi Muhammad SAW.


“Kita minta maaf, pihak FPI bisa menerima, terus, di-ending FPI juga minta maaf kalau kehadirannya merepotkan, membuat sakit hati,” imbunya.


Hal senada juga disampaikan Wali Laskar FPI Kota Surabaya, Agus Fachruddin. Ia mengatakan, selain saling memaafkan atas kejadian tersebut, pihak KBS juga telah membuat surat pernyataan yang ditandatangani langsung oleh Kepala Departemen Accounting PDTS KBS, Sutini.


“Awalnya kami keberatan dan kami protes. Tapi, sekarang sudah selesai, pihak KBS juga sudah buat surat pernyataan,” kata Fachruddin ketika dikonfirmasi terpisah.


Sebelumnya, bayi unta punuk satu (Camelus dromedaries) lahir di Kebun Binatang Surabaya dari pasangan Milo, 14, dan pejantan bernama Okky, 25. Dia lahir melalui masa bunting selama 13 bulan. Anak unta berbulu putih itu menambah anggota keluarga unta di kebun binatang yang kini menjadi enam ekor.

Editor: Fersita Felicia Facette
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore