JawaPos Radar | Iklan Jitu

Hadiri Deklarasi Sekabel, Jokowi Titip Pesan Kepada Relawan

03 Februari 2019, 15:30:59 WIB
Joko Widodo
DEKLARASI: Capres nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi) memberikan sambutan dalam Deklarasi relawan Sedulur Kayu dan Mebel (Sekabel) Jokowi di hall De Tjolomadoe, Karanganyar, Minggu (3/2). (Ari Purnomo/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Ribuan orang menghadiri deklarasi relawan Sedulur Kayu dan mebel (Sekabel) Jokowi yang diadakan di De Tjolomadoe, Karanganyar, Jawa Tengah (Jateng) Minggu (3/2). Deklarasi juga dihadiri langsung oleh Capres nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi) beserta ibu negara Iriana Jokowi.

Deklarasi ini untuk menegaskan dukungan dari para pengusaha kayu dan mebel, para pekerja di seluruh Indonesia terkait dukungan untuk kemenangan Paslon nomor urut 01 pada Pilpres 2019 mendatang.

Ketua Umum ( Ketum) Sekabel, Setyo Wisnu Broto menyampaikan, bahwa apa yang dilakukan oleh para relawan Sekabel adalah untuk mengantarkan Jokowi-Ma'ruf Amin menjadi pemimpin negara. Selain itu, juga untuk mengantarkan rakyat Indonesia bisa sejajar dengan negara maju lain di dunia.

"Kami meminta kepada Pak Jokowi untuk mempermudah kami dalam mendapatkan permodalan, karena selama ini kami sangat kesulitan. Kalau tidak mengenai dekat pihak bank kami kesulitan untuk mendapatkan pinjaman," pintanya di hadapan Jokowi.

Setyo melanjutkan, kesulitan modal ini salah satunya disebabkan karena Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menetapkan industri kayu dan mebel sebagai Sunset Industri. Dimana industri tersebut dicirikan dengan pangsa pasar subsektor industri tersebut yang lebih kecil daripada rata-rata seluruh industri. "Kami meminta Pak Jokowi OJK diingatkan Sunset Industri jangan lama-lama, " katanya.

Pada kesempatan yang sama, Jokowi kembali mengingatkan kepada semua pihak bahwa dua bulan lagi sudah masuk pilpres. Dan Pilpres ini akan menentukan arah bangsa. Saya titip beberapa hal yang terjadi sekarang ini adalah banyaknya semburan-semburan fitnah di Medsos dan juga d darat.

"Mengingatkan kembali pekerjaan yang digeluti, saya sudah 18 tahun menjadi pengusaha mebel. Saya titip beberapa hal, yang terjadi sekarang ini adalah banyaknya semburan-semburan fitnah di medsos dan darat. Semburan kebohongan dimana-mana," ungkapnya.

Yang benar, Jokowi melanjutkan, dibalik menjadi salah dan yang salah dibalik menjadi benar.
Meski begitu, Jokowi menegaskan, bahwa saat ini masyarakat sudah sangat cerdas dan tidak mudah terjerumus dalam berita-berita bohong. Sehingga, kebohongan tersebut tidaklah berpengaruh pada kepercayaan masyarakat terhadap dirinya. 

Editor           : Sari Hardiyanto
Reporter      : Ari Purnomo

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini