
MACAN TUTUL: Macan tutul yang berhasil ditangkap beberapa waktu lalu masih menjalani karantina di TSTJ.
JawaPos.com - Sudah lebih dari sepekan sejak ditangkap pada 22 Desember silam, macan tutul Lawu masih berada di Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ), Solo. Macan yang diperkirakan berusia 2,5 tahun ini belum akan dilepaskan dalam waktu dekat ini.
Rencananya, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) akan melakukan survei guna memastikan ketersediaan pakan untuk macan tutul. "Meskipun telah menjalani karantina tetapi kami belum bisa melepaskan macan tutul ke alam liar. Kami masih perlu untuk survei ke lapangan guna memastikan ketersediaan pakan," ungkap kepala BKSDA Jawa Tengah, Suharman, Rabu (2/1).
Suharman menambahkan, survei ke lapangan cukup penting. Mengingat, hal ini juga untuk kelangsungan hewan pemakan daging tersebut. Survei ini juga untuk memastikan ketersediaan pakan serta populasi macan tutul di Lawu. "Kami perlu tahu ketersediaan makanan dan populasi macan tutul di alam," ucapnya.
Dengan mengetahui ketersediaan makanan di alam maka kelangsungan hidup macan tutul juga bisa lebih terjamin. Suharman tidak ingin jika nantinya, setelah macan tutul kembali dilepas ke alam liar maka akan kembali memangsa hewan ternak milik warga.
"Kalau nanti makanan tidak tersedia, dikhawatirkan macan akan kembali menyerang hewan ternak warga," katanya.
Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) Perusda TSTJ. Bimo Wahyu Widodo Dasir Santoso berharap, macan tutul tersebut bisa menjadi salah satu koleksi baru kebun binatang. "Harapannya bisa ditempatkan di TSTJ saja, nanti kan bisa jadi tempat perjodohan. Selama ini kan TSTJ menjadi lembaga konservasi," ucapnya.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Jessica Mila Sentil Kapten Kapal Soal Polemik Pulau Padar: Harus Terbuka soal Larangan Berlayar!
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku SepekanÂ
