
ILUSTRASI: Laka laut masih tetap tinggi, karena banyak wisatawan yang meremehkan imbauan petugas.
JawaPos.com - Nekat dan mengabaikan larangan menjadi faktor adanya korban jiwa kecelakaan (laka) laut di pesisir pantai, baik di Kabupaten Gunungkidul maupun Bantul, Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ). Bahkan petugas Search and Rescue (SAR) tak jarang diremehkan ketika memberikan peringatan kepada wisatawan.
Sekretaris SAR Satlinmas Korwil II Gunungkidul, Surisdiyanto mengatakan, pengabaian dari petugas semisal ketika memberi peringatan ditanggapi dengan gurauan. "Kadang ketika kami imbau memakai peluit, dibilang offside atau gol. Bahkan papan peringatan dijadikan sebagai tempat selfie (swafoto)," katanya, Rabu (2/1).
Koordinator SAR Satlinmas Korwil II Gunungkidul, Marjono menambahkan, secara keseluruhan di wilayah pengawasannya korban jiwa akibat laka laut menurun pada 2018 dibandingkan 2017 silam.
Pada 2018 terdapat 98 kasus yang melibatkan 128 orang.
Sebanyak 125 orang bisa diselamatkan, 2 orang ditemukan meninggal, dan seorang dinyatakan hilang. Sementara pada 2017, ada 77 kasus yang melibatkan 119 orang. Terdiri dari 115 orang terselamatkan dan 4 orang meninggal dunia.
Sementara itu, Sekretaris Korwil I Gunungkidul Winarna menambahkan, untuk di wilayahnya ada 10 kejadian yang terdiri dari 7 orang meninggal dan 1 orang dinyatakan hilang pada 2018 ini. "Selain itu kami juga evakuasi jenazah dari lama laut di tempat kejadian lain," ucapnya.
Terpisah, Komandan SAR Linmas Parangtritis Bantul, Ali Sutanto mengatakan, terdapat 24 kasus yang dialami selama 2018 ini. Melibatkan 40 orang yang berhasil diselamatkan, 2 orang ditemukan meninggal dunia, dan 1 kasus temuan mayat.
Jumlah itu naik dibandingkan 2017 lalu, meski ada 19 kasus tapi tak ada korban yang sampai ditemukan meninggal. Sebanyak 32 orang berhasil diselamatkan dan 2 kasus temuan mayat. "2018 kemarin ada kenaikan. Biasanya pengunjung mandinya di daerah palung. Padahal sudah kami pasang rambu berbahaya," kata Ali.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Jessica Mila Sentil Kapten Kapal Soal Polemik Pulau Padar: Harus Terbuka soal Larangan Berlayar!
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku SepekanÂ
