
AKSI DAMAI: Ketua GP Ansor Kota Semarang, Rahul Saiful Bahri (tengah) menyampaikan keterangan saat aksi solidaritas untuk KPU di Kantor KPU Kota Semarang, Senin (1/4) sore.
JawaPos.com - Ratusan pengurus dan anggota Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Banser Kota Semarang menggelar aksi damai di depan Kantor KPU Kota Semarang, Senin (1/4). Aksi ini buntut dari pernyataan Amien Rais yang mengatakan bakal menyiapkan aksi massa besar atau menggalakkan people power jika sampai muncul dugaan kecurangan dalam pilpres 2019.
Ketua GP Ansor Kota Semarang, Rahul Saiful Bahri mengatakan, pihaknya menyayangkan statemen Mantan Ketua MPR tersebut beberapa waktu lalu. Menurutnya, pernyataan sejenis itu sangatlah bertolak belakang dengan cita-cita demokrasi.
"Kami menyayangkan dan mengecam apa yang dikatakan Pak Amin. Sebagai salah satu elite politik tidak sepatutnya berkata seperti itu," kata Rahul disela-sela aksi, Senin (1/4).
Rahul berpendapat, perkataan Amien Rais yang juga Mantan Ketua Umum PAN itu, seakan menunjukkan ketidakpercayaannya terhadap KPU sebagai penyelenggara pemilu. Bahkan cenderung mengintimidasi.
Sangat tidak bijaksana, menurutnya, apabila seorang tokoh bangsa bersikap seperti itu. "Harus memberikan kesejukan, jangan malah mengajak masyarakat untuk berbuat inkonstitusional," tambahnya.
Persoalan atau permasalahan terkait sengketa hasil pemilu, jika ada harusnya dapat diadukan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Yang merupakan lembaga sah negara dan diberi kewenangan menangani hal-hal seperti itu. "MK setara dengan lembaga tinggi lain negara, khususnya bidang hukum dan peradilan," katanya.
Sehingga, ia meminta Amien Rais menghormati tahapan dan proses yang dilakukan KPU. Apalagi Indonesia memang merupakan negara hukum. Jadi segala hal yang berkaitan dengan hukum bisa diselesaikan dengan hukum pula. Sebagaimana sudah diatur dalam undang undang negara.
Oleh karenanya, Rahul menyatakan bahwa GP Ansor-Banser Kota Semarang mendukung penuh KPU dalam melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai institusi penyelenggaraan pemilihan umum. Siap mengawal KPU dalam menjalankan tugasnya dari segala bentuk intimidasi.
Komandan Banser Kota Semarang, M Noor Faiz mengutarakan hal senada. "Jika Amin Rais berencana mengerahkan massa seperti people power, kami Banser se-Kota Semarang siap menjadi barisan terdepan dalam menjaga KPU demi pemerintah yang adil, makmur dan sejahtera," sebutnya.
Untuk diketahui, dalam aksinya para peserta dalam aksi solidaritas itu terlihat membawa spanduk yang berisi berbagai macam tulisan. Intinya, soal menentang people power bukan sebagai solusi dan malah meresahkan masyarakat.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
