
PUNCAK LEADERBOARD: Kevin Caesario Akbar (kiri) dan Sandro Bernad meraih under ar pada hari pertam seri kedua 75th Jawa Pos Platinum Golf Tournament di Parahyangan Golf Bandung kemarin (5/3).
JawaPos.com – Tantangan berat benar-benar menghadang golfer pro peserta seri kedua 75th Jawa Pos Platinum Golf Tournament pada hari pertama kemarin (5/3). Prediksi bakal sulit menyaksikan banyak golfer menyelesaikan 18 hole dengan under par juga terbukti. Hari pertama atau round 1 hanya menghasilkan dua nama yang under par.
Golfer Kevin Caesario Akbar menduduki posisi teratas leaderboard hari pertama. Dia diikuti Sandro Bernad. Hanya mereka berdua yang bisa under par di round 1. Tiga pegolf yang meraih even par alias 72 pukulan ada di bawah mereka.
Kevin benar-benar tancap gas di hari pembuka. Dia mencatatkan 6 under par atau 66 pukulan. Sandro membuntutinya dengan 2 under par (70 pukulan).
Catatan di leaderboard tersebut menjadi bukti betapa susahnya menaklukkan golf course di Parahyangan Golf Bandung. Tapi, sebagai salah satu golfer yang tampil konsisten selama seri pertama di The Araya Golf Course Malang akhir Januari lalu, Kevin juga ingin meneruskannya pada serie kedua di Parahyangan Golf.
’’Yang penting, bolanya bisa kena di tengah,’’ ungkap Kevin. Dia melakukan taktik tersebut sejak hole pertama dengan mengarahkan bola lebih ke tengah. Dari situ, akan memudahkan second shot-nya.
Dua birdie dari dua hole pertama jadi buktinya. Total Kevin mampu mencatatkan 7 birdie, 10 par, dan sekali bogey. Pukulan yang solid dia sebut sebagai kunci di balik performanya pagi itu.
Dengan pukulan yang solid, dia masih mampu mengarahkan pukulan-pukulannya ke green. Game plan seperti itulah yang akan tetap Kevin terapkan pada hari kedua, hari ini. ’’Coba mendapatkan lebih banyak green,’’ ungkap Kevin yang sering kali bermain di course Parahyangan Golf bersama sahabatnya, Naraajie Emerald Ramadhanputra.
Meski begitu, persaingannya dengan Sandro sempat ketat saat dia menuntaskan first nine. Pada saat itu, Sandro yang sudah selesai melahap back nine plus tiga hole yang ada di first nine sudah memuncaki leaderboard. Ketika itu, Kevin baru mencatat 2 under dan Sandro 3 under.
Nah, kegagalan Sandro mencatatkan birdie dalam enam hole terakhirnya mampu mendongkrak posisi Kevin. Dalam situasi yang sama, Kevin justru bisa mendapatkan tiga kali birdie!
Meski begitu, bagi Sandro yang juga tinggal di Bandung, pencapaiannya di round 1 kemarin sudah melebihi performanya dalam seri pertama di Malang lalu. Setelah game plan-nya dengan long game efektif saat hari pertama, Sandro pun berharap game plan serupa bisa dimainkan pada hari kedua.
Dia akan mencoba menjaga konsistensinya. ’’Andaikan tidak mampu tembus ke sana (par ataupun birdie), layout dulu. Pokoknya management course-nya harus bisa dimainkan,’’ harap pria anggota Kopasgat TNI-AU yang berpangkat sersan satu itu.
Bukan hanya ledakan Kevin dan Sandro, performa mesin uap ala golfer jawara di seri pertama lalu Hendri Nasim juga masih di luar 20 besar. Hendri bahkan tidak sekali pun mencatatkan birdie dalam 18 hole. Dia hanya bisa mencatatkan 13 pukulan par, 2 bogey, dan sekali double bogey. (ren/c7/ady)

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Timnas Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026: The Maroons Terancam Gagal Start Sempurna
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Pembuktian Magis Christian Pulisic
Daftar Pemain Swedia dan Tunisia di Piala Dunia 2026
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Maroko: Vinicius Junior dan Achraf Hakimi Siap Saling Sikut di Piala Dunia
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Prediksi Skor Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026: Der Panzer Siap Menggila di Laga Perdana
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
