Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 20 Agustus 2026 | 18.36 WIB

Minat Pelatihan Kerja Tinggi, DPRD DKI Minta Jangan Ragu Tambah Kuota untuk Warga Jakarta

Anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta Fraksi PKS sekaligus Anggota Komisi B, Ade Suherman. (Istimewa) - Image

Anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta Fraksi PKS sekaligus Anggota Komisi B, Ade Suherman. (Istimewa)

JawaPos.com - Tingginya minat masyarakat mengikuti pelatihan kerja menunjukkan bahwa kebutuhan warga Jakarta terhadap peningkatan keterampilan dan kompetensi masih sangat besar.

Karena itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta diminta tidak ragu menambah kuota pelatihan kerja, khususnya pada kompetensi yang memiliki prospek penyerapan tenaga kerja.

Anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta Fraksi PKS sekaligus Anggota Komisi B, Ade Suherman, mengatakan pelatihan kerja harus dipandang sebagai salah satu investasi pemerintah untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja Jakarta.

“Permintaan masyarakat terhadap pelatihan kerja sangat tinggi. Ini menunjukkan warga kita memiliki kemauan untuk meningkatkan skill dan mempersiapkan diri menghadapi persaingan di dunia kerja. Jadi jangan ragu untuk menambah kuota pelatihan,” ujar Ade lewat keterangannya, Kamis (20/8).

Menurut Ade, kondisi pasar tenaga kerja Jakarta memang membutuhkan perhatian berkelanjutan. Berdasarkan data BPS, pada Februari 2026 jumlah angkatan kerja Jakarta mencapai 5,53 juta orang, meningkat sekitar 57,64 ribu orang dibandingkan Februari 2025. Pada periode yang sama, jumlah penduduk yang bekerja mencapai 5,20 juta orang. Sementara itu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Jakarta tercatat 6,03 persen. 

Ade menilai angka tersebut menunjukkan bahwa pemerintah perlu terus memperkuat dua sisi sekaligus: menciptakan akses terhadap peluang kerja dan meningkatkan kualitas pencari kerja agar sesuai dengan kebutuhan industri.

“Kita tidak bisa hanya bicara soal menciptakan lowongan. Warga yang akan mengisi lowongan tersebut juga harus memiliki kompetensi yang dibutuhkan. Karena itu pelatihan kerja menjadi jembatan penting antara pencari kerja dengan dunia usaha,” kata Ade.

Menurutnya, peluang kerja di Jakarta sebenarnya cukup besar dan terus dibuka melalui berbagai sektor. Pemprov DKI, misalnya, sepanjang 2026 menyelenggarakan berbagai job fair. Jakarta Selatan Career Fest 2026 menyediakan ribuan lowongan dari puluhan perusahaan, sementara Career Fest Jakarta Timur menyediakan sekitar 2.000 lowongan dari 37 perusahaan dan menarik 3.190 pelamar. 

Namun, Ade mengingatkan bahwa banyaknya lowongan tidak otomatis menyelesaikan persoalan pengangguran apabila kompetensi pencari kerja tidak sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Karena itu, ia mendorong agar penambahan kuota pelatihan PPKD juga dibarengi dengan pemetaan kebutuhan pasar kerja secara lebih tajam.

Editor: Bintang Pradewo
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore