
Polres Bogor melakukan simulasi tactical game untuk pengamanan ASEAN CUP 2026 di Stadion Pakansari, Bogor. (Polres Bogor)
Kegiatan tersebut digelar usai Apel Pengamanan Pasukan Gabungan yang dipimpin Kepala Biro Operasi (Karo Ops) Polda Jawa Barat Kombes Pol Teddy Suhendyawan Syarif bersama Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto. Simulasi berlangsung di kawasan Lingkar Luar Gate VVIP Stadion Pakansari dengan melibatkan seluruh unsur pengamanan.
TFG dan TWG menjadi tahapan penting dalam menyusun strategi pengamanan secara menyeluruh. Melalui simulasi tersebut, seluruh skenario pengamanan divisualisasikan di atas peta taktis agar setiap personel memahami tugas, tanggung jawab, dan alur koordinasi saat bertugas di lapangan.
Simulasi diikuti para perwira pengendali dari Polres Bogor, personel Bawah Kendali Operasi (BKO) Polda Jawa Barat, Brimob, TNI, serta unsur pemerintah daerah. Keterlibatan lintas instansi tersebut ditujukan untuk memperkuat koordinasi selama pengamanan berlangsung.
Selain jajaran kepolisian, simulasi juga melibatkan personel Subdenpom, Kortgartap, Kodim 0621/Kabupaten Bogor, Dinas Perhubungan, Satpol PP, hingga Dinas Pemadam Kebakaran. Seluruh unsur mempelajari pembagian tugas sesuai zonasi pengamanan yang telah disiapkan.
Dalam pemaparan simulasi, Kapolres Bogor menjelaskan berbagai skenario yang akan diterapkan selama pertandingan. Materi yang dibahas meliputi penempatan personel, pola pengamanan, hingga langkah antisipasi terhadap berbagai potensi gangguan keamanan.
Sebanyak 1.097 personel gabungan disiapkan untuk mengamankan jalannya pertandingan. Penempatan personel dibagi ke dalam tiga ring pengamanan, mulai dari area inti stadion hingga kawasan di luar Stadion Pakansari.
Simulasi juga membahas rekayasa lalu lintas di sekitar kawasan stadion. Selain itu, turut disiapkan skema pengawalan bus tim peserta, mekanisme pemeriksaan di pintu masuk penonton, hingga pengaturan arus keluar-masuk kendaraan.
Petugas juga mempraktikkan berbagai skenario kontinjensi. Di antaranya penanganan apabila terjadi penumpukan penonton, kondisi darurat, maupun situasi lain yang membutuhkan respons cepat di lapangan.
Melalui simulasi tersebut, seluruh komandan satuan dan perwira pengendali diharapkan memiliki persepsi yang sama mengenai prosedur operasional serta rantai komando. Kesamaan pemahaman dinilai penting agar setiap keputusan dapat diambil secara cepat dan terkoordinasi apabila terjadi situasi yang memerlukan penanganan segera.
Penerapan Tactical Floor Game menjadi bagian dari langkah preventif menghadapi tingginya antusiasme masyarakat terhadap ajang internasional tersebut. Stadion Pakansari yang memiliki kapasitas lebih dari 30 ribu penonton diperkirakan akan dipadati suporter selama pertandingan berlangsung.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
Soal Penolakan Pembangunan Gereja di Citraland, Wali Kota Eri: Tidak Sesuai Site Plan
Prediksi Skor Singapura vs Thailand: Ilhan Fandi Jadi Ancaman, Tuan Rumah Bisa Bikin Kejutan
Persebaya Surabaya Siapkan Penyerang Pengganti Alex Martins di Super League
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
