Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 16 Juli 2026 | 18.09 WIB

Sopir Truk Molen Tersangkut di Kolong Jembatan Kereta Matraman Ngaku Lagi Main HP saat Kecelakaan

Ilustrasi kecelakaan lalu lintas. (ANTARA/Dokumentasi pribadi) - Image

Ilustrasi kecelakaan lalu lintas. (ANTARA/Dokumentasi pribadi)

JawaPos.com - Sebuah truk molen pengaduk semen tersangkut di kolong jembatan rel kereta api di Jalan Matraman Raya, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, pada Kamis (16/7) dini hari. Insiden ini diduga terjadi karena pengemudi kurang memperhatikan batas ketinggian jembatan saat melintas.

Truk yang melaju dari arah Kampung Melayu menuju Salemba tersebut menghantam struktur jembatan hingga bagian depannya sempat terangkat ke atas. Beruntung, insiden yang terjadi pada waktu dini hari ini tidak sampai menimbulkan kemacetan parah di kawasan sekitar.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta, Budi Awaluddin, menegaskan bahwa situasi di lokasi sudah tertangani sepenuhnya oleh petugas gabungan di lapangan.

"Kendaraan dimaksud sudah TKA (tertib, kondusif, dan aman) tadi malam dan pagi ini sudah normal," ujar Budi Awaluddin saat dikonfirmasi, Kamis (16/7).

Selama proses evakuasi berlangsung, arus lalu lintas masih bisa diakomodasi. Kendaraan roda dua maupun roda empat tetap dapat melintas dengan memanfaatkan sisi sebelah kiri truk. Sejumlah warga di lokasi kejadian juga berinisiatif membantu mengatur arus lalu lintas guna mengantisipasi terjadinya kecelakaan susulan.

Detik-Detik Truk Hantam Jembatan
Menurut kesaksian Emong, salah satu warga di lokasi kejadian, truk molen tersebut awalnya melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Kampung Melayu. Warga sekitar sebenarnya sudah menyadari potensi bahaya dan sempat memberikan peringatan.

"Sama warga sudah sempat diteriakin supaya pelan dan tidak melintas di sana karena akan tersangkut," ujar pria berkaos loreng tersebut, Kamis (16/7).

Namun, peringatan dari warga tidak didengar. Truk tetap melaju kencang hingga akhirnya menghantam dan tersangkut di bawah kolong jembatan kereta.

Berdasarkan informasi yang dihimpun warga dari pengemudi pasca-kejadian, sang sopir ternyata sedang tidak fokus saat berkendara. Emong menjelaskan bahwa sopir mengaku sedang bermain ponsel (HP), sehingga tidak mendengar teriakan peringatan dari warga sekitar.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore