Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 13 Juli 2026 | 22.40 WIB

Tiga Saksi Diperiksa, Polisi Buru Pengirim Teror Bom SDN 15 Jagakarsa

Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma Dewi, mengumumkan langsung hasil akhir dari operasi sterilisasi teror bom di SDN 15 Srengseng Sawah, Jakarta Selatan, Senin (13/7). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com) - Image

Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma Dewi, mengumumkan langsung hasil akhir dari operasi sterilisasi teror bom di SDN 15 Srengseng Sawah, Jakarta Selatan, Senin (13/7). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)

JawaPos.com - Kasus teror bom yang terjadi SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan pada hari pertama masuk sekolah memasuki babak baru.

Pihak kepolisian bergerak cepat dengan memeriksa tiga orang saksi kunci guna mengungkap identitas dan motif di balik pesan ancaman yang sempat memicu kepanikan tersebut.

Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma Dewi, mengonfirmasi bahwa ketiga saksi yang diperiksa merupakan pihak sekolah yang berinteraksi langsung dengan pesan ancaman dari pelaku.

"Kami sudah melakukan pemeriksaan tiga orang ya. Dari guru, kemudian dari staf TU (Tata Usaha) yang di-WA, kemudian ada guru, lanjut dari kepala sekolahnya yang pasti kita minta keterangan nantinya," ujar Kompol Nurma Dewi di lokasi, Senin (13/7).

Hasil Penyisiran 4 Jam: Area Sekolah Dinyatakan Aman 
Aparat kepolisian memastikan proses sterilisasi di lingkungan sekolah telah selesai dilakukan secara menyeluruh.

Kompol Nurma menjelaskan, penyisiran berlangsung sekitar 4 jam untuk memastikan tidak ada material berbahaya yang di lingkungan sekolah.

Keamanan lokasi tersebut juga dipastikan melalui koordinasi ketat lintas sektoral. Tim penjinak bom dari Gegana, Densus 88 Antiteror, unit anjing pelacak (K9), hingga perwakilan BNPT dikerahkan ke lokasi untuk melakukan olah TKP secara komprehensif.

"Untuk sementara ini setelah disisir beberapa jam, lebih kurang tadi 4 jam, itu tidak ada ditemukan barang-barang yang mencurigakan. Iya, dinyatakan aman dari Gegana," tegas Nurma.

Polisi Kantongi Nomor Pelaku dan Dalami Motif

Terkait dengan sosok di balik layar yang mengirimkan pesan mengerikan tersebut, polisi kini tengah berfokus pada pelacakan. Pihak Polsek Jagakarsa bersama tim siber kini telah mengantongi nomor WhatsApp yang digunakan untuk meneror pihak sekolah.

"Jadi kita dari kepolisian setelah kita dapatkan nomor tersebut ya, kita pasti mencari ya untuk mendapatkan pelakunya," kata Nurma.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore