
Polres Metro Jakarta Pusat melakukan pemusnahan barang bukti narkotika di Kantor Polres Jakarta Pusat, Rabu (8/7). (Istimewa)
JawaPos.com - Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat membongkar jaringan peredaran gelap narkotika dan obat keras berskala besar sepanjang Juni 2026. Dari total 20 kasus yang diungkap, polisi meringkus 24 tersangka dan menyita barang bukti dalam jumlah masif yang diperkirakan menyelamatkan puluhan ribu nyawa.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Dr. Reynold E.P. Hutagalung menegaskan, operasi ini merupakan bagian dari komitmen total jajarannya demi menjaga situasi kamtibmas yang kondusif.
"Kami tidak akan memberikan ruang sekecil apa pun bagi bandar maupun pengedar narkoba di wilayah Jakarta Pusat. Penindakan akan terus dilakukan secara tegas, sejalan dengan upaya pencegahan melalui edukasi dan sinergi bersama masyarakat dalam memutus mata rantai peredaran narkotika," ujar Reynold di Polres Metro Jakarta Pusat, Rabu (8/7).
Wakapolres Metro Jakarta Pusat, AKBP Eko Yulianto, mengungkapkan bahwa dari puluhan perkara yang ditangani, terdapat empat kasus menonjol yang menjadi perhatian serius karena melibatkan jaringan antarprovinsi.
"Dari total pengungkapan tersebut terdapat empat kasus menonjol yang berhasil kami ungkap," jelas Eko.
Kasus pertama melibatkan tersangka RN, 32, di Pasar Baru, Jakarta Pusat, dengan barang bukti 1.022,3 gram sabu jaringan Jakarta. Selanjutnya, polisi menggulung jaringan Aceh–Jakarta di Duren Sawit, Jakarta Timur, dan menangkap EFP, 25, bersama AFL, 27, yang diketahui merupakan seorang residivis, dengan barang bukti 25,449 kilogram ganja.
Tidak berhenti di situ, petugas juga membongkar penyelundupan ganja jaringan Padang–Jakarta di Lubang Buaya, Cipayung, dengan menyita 13,341 kilogram ganja dari tangan tersangka AP, 41, dan MM, 22.
Sementara kasus keempat terjadi di Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat. Polisi menangkap tersangka SB, 44, dan mengamankan 4.290 butir Happy Five, H5, 1.005 butir ekstasi, 425 gram sabu, 40 cartridge etomidate, tiga timbangan digital, serta satu unit telepon genggam.
Selain narkotika, aparat bergerak cepat meredam peredaran obat keras di ibu kota. Sebanyak delapan kasus berhasil diungkap dengan mengamankan sembilan orang tersangka.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
