
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menhadiri peluncuran buku Marhaenisme: Dalil Baru untuk Gen Z karya Airlangga Pribadi Kusman dan Rocky Gerung di TIM, Jakarta Pusat, Sabtu (4/7). (Istimewa)
JawaPos.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi memangkas waktu pengurusan izin Koefisien Lantai Bangunan (KLB) dan Surat Persetujuan Peningkatan Potensi Lahan (SP3L). Lewat aturan terbaru, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa seluruh proses perizinan kini wajib rampung dalam waktu maksimal 15 hari kerja.
Langkah berani ini tertuang dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 11 Tahun 2026 tentang Insentif dan Disinsentif Peningkatan Nilai KLB. Aturan ini disosialisasikan langsung oleh Gubernur Pramono di Balai Kota Jakarta, Selasa (7/7).
Penyusunan Pergub ini melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) serta Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Keterlibatan dua lembaga ini bertujuan untuk menutup celah pungli dan memastikan tata kelola perizinan berjalan transparan.
"Saya meminta seluruh proses perizinan dibuat lebih transparan, terbuka, dan memiliki kepastian waktu. Bahkan, saya meminta penyelesaiannya maksimal 15 hari kerja," ujar Pramono Anung.
Menurut Pramono, transparansi adalah fondasi utama untuk mengembalikan kepercayaan publik dan dunia usaha. Semua sistem nantinya akan diintegrasikan secara digital melalui Portal Jakarta Satu demi mempermudah pelacakan dokumen.
Reformasi perizinan ini bukan tanpa alasan. Pemprov DKI Jakarta tengah memacu performa untuk masuk dalam jajaran 50 besar kota global pada periode 2029–2030, setelah sebelumnya berhasil naik ke peringkat 71 pada tahun 2025.
Salah satu strategi utamanya adalah mengembangkan tata ruang yang terintegrasi dengan transportasi publik modern. Berdasarkan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2024–2044, Jakarta menargetkan 70 persen aktivitas warga berpusat di sekitar simpul transit (Transit Oriented Development/TOD).
"Saat ini konektivitas transportasi publik kita sudah mencapai 93 persen lewat integrasi MRT, LRT, Transjakarta, hingga KRL dan Mikrotrans," jelas Pramono.
Menariknya, pembangunan infrastruktur Jakarta tidak melulu mengandalkan APBD. Optimalisasi dana kompensasi KLB sejak 2016 terbukti telah menyumbang Rp 2,8 triliun, ditambah Rp558 miliar dari kawasan TOD.

Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Hasil Norwegia vs Inggris 1-2 di Piala Dunia 2026: Brace Jude Bellingham Bawa The Three Lions ke Semifinal
Prediksi Argentina vs Inggris di Piala Dunia: Messi Ungkap Jalan Terjal ke Semifinal, Singgung Duel Panas Lawan Three Lions pada 1986
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Beri Nafkah Kecil ke Fangfang, Vicky Prasetyo: Dari Awal Kamu Tahu Saya Punya Anak Banyak
Tragis! Gadis 13 Tahun di India Diperkosa 30 Pria Selama 5 Hari, Para Tersangka Diarak Warga
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sesi Foto Bersama di Pemakaman Komedian Temon Terbelah Jadi 2 Kubu
