
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat meninjau Open House di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 10 Jakarta Selatan pada Jumat (3/7) sore. (Istimewa)
JawaPos.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan kesiapannya untuk menyediakan lahan tambahan demi mendongkrak kapasitas Sekolah Rakyat di ibu kota hingga mampu menampung minimal 1.000 siswa.
Langkah ini mencuat setelah Pramono meninjau Open House di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 10 Jakarta Selatan pada Jumat (3/7) sore.
Dalam kunjungan tersebut, Pramono mengaku tak kuasa menahan air mata saat melihat penampilan seni dan ketangkasan berbahasa dari para siswa yang berlatar belakang keluarga prasejahtera.
Momen emosional itu rupanya melempar ingatan Pramono pada masa kecilnya di Kediri, Jawa Timur. Tumbuh di keluarga besar dengan tujuh bersaudara, ia mengaku bisa menyelesaikan pendidikan berkat intervensi bantuan dari pemerintah.
"Saya terus terang, dari tadi sebenarnya menyekat, meneteskan air mata. Karena saya mengalami yang kurang lebih sebenarnya sama dengan Bapak Ibu Saudara-saudara sekalian," ungkap Pramono.
Ia menambahkan, tanpa adanya beasiswa kala itu, dirinya tidak akan bisa berada di posisinya yang sekarang. Oleh karena itu, ia melihat program Sekolah Rakyat ini sebagai investasi jangka panjang yang krusial untuk memutus rantai kemiskinan.
Pramono menilai, kehadiran Sekolah Rakyat yang digagas oleh Presiden Prabowo ini berjalan beriringan dengan program jaring pengaman sosial yang sudah berjalan di Jakarta.
Beberapa di antaranya Kartu Jakarta Pintar (KJP), Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), hingga program pemutihan tebus ijazah bagi warga tidak mampu. Di SRMA 10 Jakarta Selatan sendiri, tercatat ada 190 siswa yang kini berstatus sebagai penerima aktif dana KJP.
"Wajah-wajah anak kita di sini sekarang adalah wajah yang penuh harapan. Mereka tidak kehilangan semangat sedikit pun untuk menatap masa depan," imbuhnya.
Pramono menegaskan jajaran Pemprov DKI Jakarta akan segera melakukan kajian mendalam untuk memetakan wilayah potensial yang siap disulap menjadi area Sekolah Rakyat skala besar.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Australia vs Mesir: Bursa Taruhan Unggulkan The Pharaohs, Opta Hanya Jagokan Socceroos 46 Persen
Prediksi Skor Argentina vs Tanjung Verde: Bursa Taruhan Jagokan Albiceleste, Opta Beri Peluang Menang Lebih dari 80 Persen
Prediksi Skor Australia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Menanti Kejutan Satu-satunya Wakil Asia
