
Dinas Bina Marga DKI Jakarta akan membangun jalan layang baru di Jalan Dr Latumeten, Jakarta Barat. (Yogi Wahyu/ JawaPos)
JawaPos.com – Pembangunan Flyover Latumenten di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, terus dikebut dan ditargetkan selesai pada Desember 2026. Proyek senilai Rp259 miliar ini diharapkan menjadi solusi kemacetan kronis di kawasan perlintasan sebidang kereta api yang selama bertahun-tahun menjadi titik kemacetan.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan progres pembangunan saat ini telah mencapai 55,2 persen dan masih berjalan sesuai jadwal.
"Flyover Latumenten ini salah satu flyover yang paling ditunggu di Jakarta. Karena apa? Di sini kalau dilihat pagi, sore, siang kemacetannya sangat tinggi sekali," ujar Pramono saat meninjau proyek, Kamis (2/7).
Menurut Pramono, setelah flyover selesai dibangun, Pemprov DKI juga akan menutup perlintasan sebidang di lokasi tersebut agar arus kendaraan tidak lagi terganggu oleh lalu lintas kereta api.
"Sehingga dengan demikian siapa pun harus naik ke atas supaya perlintasan yang sebidang kereta api ini tidak lagi terganggu dan juga menimbulkan kecelakaan seperti yang pernah terjadi di Bekasi pada waktu itu," katanya.
Selain mengurai kemacetan yang diproyeksikan berkurang hingga 40 persen, proyek ini juga dirancang memperkuat integrasi transportasi publik. Nantinya akan dibangun skywalk, halte Transjakarta yang terhubung langsung dengan kawasan flyover, serta Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang dilengkapi lift sehingga lebih ramah bagi penyandang disabilitas, lansia, ibu hamil, maupun pengguna kereta bayi.
Anggota DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth mengatakan pembangunan flyover bermula dari aspirasi warga yang selama bertahun-tahun mengeluhkan kemacetan akibat padatnya perlintasan kereta.
"Pada 2024 lalu saya ada kunjungan kerja ke daerah sini saat reses. Warga lalu meminta dibangunkan flyover untuk mengurai kemacetan imbas perlintasan kereta yang padat," ujarnya.
Ia menjelaskan, setelah dilakukan kajian, proyek tersebut masuk tahap lelang pada 2025 dan kini pembangunannya terus berjalan.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Spanyol vs Austria: Bursa Taruhan Jagokan La Roja, Opta Klaim Peluang Menang 70,6 Persen
Kemenhub Ungkap Kronologi Putus Kontak Pesawat PK-RCY di Balinggama Papua, Pilot Dilaporkan Meninggal Dunia
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
