
Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Warga Jakarta menggelar aksi di kawasan Monas pada Senin (22/6). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)
JawaPos.com - Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Warga Jakarta memadati kawasan Monas pada Senin (22/6). Aksi demonstrasi ini digelar sebagai respons atas kegelisahan publik setelah eks Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) ditangkap terkait kasus korupsi yang memicu desakan dari sejumlah pihak untuk menghentikan program
Alih-alih ikut mendesak pembubaran program Makan Bergizi Gratis (MBG), Aliansi Warga Jakarta justru turun ke jalan untuk memberikan dukungan agar program MBG tetap dilanjutkan oleh pemerintah pusat.
Perwakilan Aliansi Warga Jakarta, Yadi, meminta masyarakat membedakan antara tindakan kriminal individu dan urgensi program pemerintah yang berdampak langsung pada anak-anak.
"Tuntutan kita jelas, koruptor wajib ditangkap. Namun, untuk program MBG harus dilanjutkan sesuai dengan program pemerintah untuk mencerdaskan anak-anak kita. Intinya sih seperti itu," ujar Yadi saat ditemui di sela-sela aksi di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Senin (22/6).
Menurut Yadi, pelaksanaan MBG di wilayah DKI Jakarta sejauh ini sudah berjalan dengan sangat baik dan tanpa kendala berarti.
Keberadaan program ini dinilai sangat krusial bagi peningkatan gizi anak-anak di tingkat akar rumput.
Menanggapi adanya gelombang kritik dan aksi demonstrasi lain yang meminta program MBG ditutup lalu dialihkan ke dana pendidikan biasa, Yadi menyebut pandangan tersebut kurang tepat sasaran karena konteksnya berbeda.
Ia menekankan solusi dari potensi kebocoran anggaran bukanlah dengan menghentikan program, melainkan memperketat pengawasan.
"Kalau ditutup, ini kan sudah berjalan, dan anak-anak juga sudah menikmati. Terkait dengan korupsi yang dilakukan oleh personal, itu urusan pribadi mereka. Yang terpenting di lingkaran BGN harus benar-benar mengawasi dengan sistem yang baik sesuai SOP," lanjutnya.
Yadi mengklaim, mobilisasi massa terjadi secara organik tanpa adanya intervensi atau pendanaan dari partai politik tertentu.

Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uzbekistan: Ruben Dias Siap Hadapi Tim Bertahan
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Penampakan Wajah Wanita yang Menipu Tantri Kotak dkk dengan Kerugian Mencapai Rp 10 Miliar
Viral! Pengakuan BEM FH UBK Usai Temui Gibran, Ngaku Terima Uang hingga Minta Maaf ke Mahasiswa
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Daniel Munoz Motor Serangan Los Cafeteros
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
Prediksi Skor Panama vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Luka Modric Berburu Poin Pertama
