
Ilustrasi rapat paripurna DPRD DKI Jakarta. (Masria Pane/Jawa Pos)
JawaPos.com - Momen Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta pada Senin (22/6) ini diwarnai refleksi kritis. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta didesak segera menyelesaikan tiga masalah krusial warga yang dinilai kian kompleks yakni banjir, macet, dan himpitan ekonomi.
Desakan ini disampaikan langsung oleh Ketua Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD DKI Jakarta, William Aditya Sarana. Ia mengingatkan bahwa di balik perayaan hari jadi kota, warga Jakarta masih berjuang menghadapi tekanan hidup yang nyata.
Menurut William, masalah klasik seperti banjir dan kemacetan di beberapa titik ibu kota bukannya membaik, melainkan justru semakin meresahkan akibat kurangnya koordinasi di lapangan.
"Di momen perayaan HUT ke-499 Jakarta ini, saya harap Mas Pram dapat menyelesaikan beberapa masalah Jakarta yang mendasar. Di antaranya masalah banjir dan kemacetan yang jadi masalah klasik dan masih saja belum bisa diselesaikan secara tuntas," ujar William, Senin (22/6).
Ia menyoroti banyaknya proyek galian jalan yang belakangan ini justru menjadi biang keladi baru bagi genangan air dan penumpukan kendaraan.
"Kayak banjir dan kemacetan ini, bukannya surut tapi malah menjadi semakin parah di beberapa tempat. Terlebih di wilayah-wilayah yang banyak galiannya, genangan air kian banyak muncul dan jalanan yang terdampak juga menjadi semakin macet," ungkapnya.
Bom Waktu Sampah Jakarta
Baca Juga: Pramono Sebut Pada HUT ke-499 Jakarta, Investasi Tembus Rp 270 Triliun di Tengah Ancaman El Nino
Selain infrastruktur jalan, PSI juga memberikan peringatan keras terkait tata kelola lingkungan, terutama setelah pembatasan pembuangan total ke Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang mulai berjalan.
William menilai, kesiapan infrastruktur di tingkat hulu atau rumah tangga masih sangat minim. Hal ini diperparah dengan edukasi ke masyarakat yang mandek.
"Setelah kita tidak bisa membuang semua jenis sampah ke Bantargebang, Pemprov DKI mesti menyiapkan infrastruktur yang memadai agar masyarakat dapat memilah dan mengolah sampahnya masing-masing. Sosialisasi yang nyatanya masih minim di lapangan juga perlu digencarkan kembali," kata William.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022