
Garis polisi dipasang di lokasi judi berkedok game center Sky Timezone di Kalideres, Jakarta Barat. (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)
JawaPos.com - Sebanyak 69 orang resmi ditetapkan sebagai tersangka olrh Polda Metro Jaya dalam kasus arena judi berkedok pusat permainan anak atau game center di kawasan Jakarta Barat dan Jakarta Utara.
Kasus judi berkedok game center ini terungkap setelah polisi menggerebek dua lokasi hiburan populer, yaitu Sky Timezone di Kalideres (Jakarta Barat) dan Disney Time Zone di Penjaringan (Jakarta Utara) pada Rabu (10/6) lalu.
Kanit 2 Subdit Jatanras Polda Metro Jaya, AKP Reza Arif Hadafi menegaskan proses hukum tidak hanya menyasar para bandar, melainkan juga seluruh pemain yang tertangkap di lokasi kejadian. Pihak kepolisian memastikan tidak ada tebang pilih dalam kasus ini.
"Yang dilakukan proses hukum adalah semuanya, termasuk di antaranya pengelola atau pemilik, karyawan, dan seluruh pemain, total 69 orang," ujar Reza, Minggu (14/6).
Dari total 69 tersangka yang diamankan, polisi membeberkan rincian peran masing-masing. Tiga orang di antaranya merupakan pemilik atau pengelola dari kedua lokasi perjudian tersebut.
Selanjutnya, petugas juga menahan belasan karyawan yang memfasilitasi jalannya bisnis ilegal ini. Rinciannya, 11 orang merupakan pekerja Disney Timezone dan 8 orang lainnya merupakan pekerja Sky Timezone. Sementara itu, 47 orang sisanya merupakan para pemain yang sedang asyik berjudi di lokasi saat penggerebekan berlangsung.
Beroperasi Berbulan-bulan, Modus Tukar Koin Jadi Emas dan Uang
Berdasarkan hasil penyelidikan, kedua tempat judi berkedok game center ini memiliki rekam jejak operasional yang berbeda. Arena Disney Time Zone di Penjaringan tercatat sudah menjalankan praktik gelapnya selama tujuh bulan, tepatnya sejak bulan Desember 2025. Di sisi lain, arena judi Sky Timezone di Kalideres terhitung baru beroperasi selama dua bulan sejak bulan Mei 2026 lalu.
Sebelumnya, modus operandi yang digunakan para pelaku terbilang rapi untuk mengelabui petugas dan masyarakat sekitar.
Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Abdul Rahim, mengatakan praktik itu berkedok pusat permainan atau game center.
Untuk bisa bermain, para pemain wajib menyetor sejumlah uang terlebih dahulu. Alur permainan dirancang sedemikian rupa mirip dengan arena permainan keluarga pada umumnya.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
Prediksi Skor Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026: Team Melli Diterpa Gejolak Geopolitik Tapi Punya Kans Menang
Prediksi Skor Arab Saudi vs Uruguay di Piala Dunia 2026: La Celeste Dijagokan Menang!
