
Sejumlah mahasiswa Universitas Indonesia (UI) melakukan aksi unjuk rasa.(Dok.JawaPos.com)/
JawaPos.com - Kawasan Jakarta Pusat hari ini diprediksi akan mengalami kepadatan akibat gelombang aksi unjuk rasa. Untuk mengantisipasi hal tersebut, sebanyak 3.099 personel gabungan resmi disiagakan untuk mengawal dan melayani jalannya demonstrasi di sejumlah titik strategis pada Jumat (12/6). Langkah ini diambil guna memastikan hak penyampaian aspirasi tetap berjalan beriringan dengan ketertiban umum.
Massa yang didominasi oleh elemen mahasiswa ini dijadwalkan akan memadati beberapa titik krusial di jantung ibu kota. Lokasi utamanya meliputi kawasan silang selatan Monas, depan gedung DPR RI, hingga sekitaran Bundaran HI, Jakarta Pusat.
Apel kesiapan pengamanan sendiri sudah digelar sejak pukul 08.00 WIB di lokasi-lokasi tersebut. Pengamanan ketat ini melibatkan personel gabungan Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, serta jajaran Pemerintah Daerah (Pemda).
Menghadapi potensi massa yang besar, pihak kepolisian berkomitmen untuk menghindari tindakan represif. Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P Hutagalung meminta seluruh personel mengedepankan pendekatan humanis dan profesional selama pengamanan berlangsung.
"Laksanakan tugas pengamanan dengan penuh tanggung jawab, humanis, dan tetap mengutamakan keselamatan masyarakat maupun personel di lapangan. Layani saudara-saudara kita yang menyampaikan aspirasi dengan baik sesuai prosedur," ujar Reynold.
Selain itu, Reynold juga mengingatkan personel agar menjaga soliditas dan tidak mudah terpancing provokasi saat pengamanan aksi berlangsung. Manajemen emosi para petugas di lapangan menjadi kunci utama agar situasi tetap kondusif dan tidak memicu gesekan yang tidak diinginkan.
Jamin Kebebasan Berpendapat Tanpa Anarki
Pihak kepolisian menegaskan bahwa pengerahan ribuan personel ini bukan untuk menghalangi aspirasi mahasiswa, melainkan untuk memberikan rasa aman kepada semua pihak. Kapolres Metro Jakarta Pusat juga mengatakan pihaknya telah menyiapkan pengamanan secara maksimal guna memastikan seluruh rangkaian aksi berjalan aman dan tertib.
"Kami telah menyiapkan 3.099 personel untuk mengamankan jalannya aksi unjuk rasa. Pengamanan dilakukan secara profesional, humanis, dan mengedepankan upaya persuasif," kata Reynold.
Menurut Reynold, pengamanan tersebut merupakan bentuk pelayanan Polri dalam menjamin kebebasan masyarakat menyampaikan pendapat di muka umum sesuai aturan yang berlaku. Langkah persuasif akan tetap menjadi prioritas utama sepanjang aksi berlangsung.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
