
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama Duta Pilah Sampah DKI Jakarta, Cinta Laura hadiri Car Free Day (CFD) kembali digelar di Kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Minggu (7/6). (Istimewa)
JawaPos.com - Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) kembali digelar di kawasan Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Minggu (7/6).
Agenda mingguan itu tidak hanya sukses menekan polusi, tetapi juga menjadi ruang interaksi sosial yang berdampak positif bagi warga Jakarta.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memantau langsung ke lokasi. Mantan Sekretaris Kabinet itu menyebut respons masyarakat sangat luar biasa. Akses transportasi yang strategis menjadi keunggulan utama jalur itu.
"Hari ini Pemprov DKI Jakarta secara resmi memulai kegiatan Car Free Day di Jalan Rasuna Said atau Kuningan. Sebagian besar, hampir 95 hingga 96 persen masyarakat yang saya temui mengharapkan Car Free Day ini menjadi kegiatan yang berkelanjutan," ujarnya.
Pramono optimistis kawasan Kuningan punya daya tarik visual tersendiri yang tidak kalah estetik dari kawasan Sudirman. Ia yakin lokasi ini akan menjadi pilihan masyarakat yang ingin berolahraga dan menikmati ruang publik.
"Saya melihat potensi yang ada di Kuningan ini. Dilihat dari pemandangan, udara, dan aksesnya, saya yakin ini akan menjadi landmark baru Car Free Day di Jakarta. Tempat ini akan menjadi pilihan masyarakat untuk berolahraga, bersilaturahmi, dan menikmati ruang publik yang lebih nyaman," paparnya.
Tidak hanya menjadi ajang lari dan bersepeda, CFD Kuningan juga dimanfaatkan sebagai panggung edukasi lingkungan. Ada aksi Parade Pilah Sampah sepanjang 1,8 kilometer di kawasan Epicentrum yang melibatkan ratusan pegiat lingkungan.
Pramono Anung menegaskan, kebersihan Jakarta tidak bisa hanya mengandalkan aturan. Kesadaran individu harus tumbuh untuk menjaga lingkungan.
"Apa yang ingin kami lakukan adalah menjadikan pilah sampah sebagai perilaku sehari-hari masyarakat. Bukan hanya karena ada Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2026, tetapi memang menjadi gerakan bersama. Pengelolaan sampah yang baik harus dimulai dari rumah dan lingkungan masing-masing," katanya.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
