
Ilustrasi pembayaran pajak kendaraan di Samsat. (ANTARA)
JawaPos.com - Kabar gembira bagi warga Ibu Kota. Menyambut HUT Kota Jakarta ke-499, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi menggelar program pemutihan pajak kendaraan mulai Juni ini.
Kebijakan ini menjadi momen emas bagi pemilik kendaraan yang menunggak pajak untuk melunasi kewajibannya. Melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta, diterbitkan Keputusan Kepala Bapenda Nomor e-0018 Tahun 2026 yang menghapus denda pajak secara gratis.
Program pemutihan pajak Jakarta 2026 ini diharapkan bisa meringankan beban finansial sekaligus mendorong warga untuk kembali tertib administrasi perpajakan.
Lewat program khusus ini, Pemprov DKI Jakarta memberikan pembebasan sanksi administratif berupa bunga akibat keterlambatan pembayaran.
Ada dua jenis insentif yang diberikan dalam program pemutihan pajak kendaraan Jakarta kali ini:
- Pajak Kendaraan Bermotor (PKB)
- Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB)
Artinya, Anda cukup membayar nominal pokok pajaknya saja. Seluruh bunga atau denda keterlambatan akan dipotong menjadi nol rupiah.
Menariknya, warga Jakarta tidak perlu melewati proses birokrasi yang berbelit-belit untuk mendapatkan fasilitas ini.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
