
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat dijumpai di Jakarta Pusat, Jumat (10/4/2026). (ANTARA/Lifia Mawaddah Putri)
JawaPos.com - Pemprov DKI Jakarta mulai memutar otak menghadapi dampak tekanan ekonomi yang mengancam keuangan daerah. Sebagai solusinya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama pimpinan DPRD mulai melirik opsi creative financing, salah satunya lewat rencana penerbitan obligasi daerah atau sukuk.
Rencana strategis ini mencuat dalam pertemuan antara Pramono Anung dengan Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin, di Balai Kota, Selasa (19/5). Pertemuan tersebut membahas rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) DKI Jakarta untuk tahun 2027.
"Hari ini Pak Gubernur mengundang pimpinan DPRD, juga TAPD, untuk membincangkan RKPD kita 2027 yang pekan depan akan dibahas di Dewan," ujar Khoirudin di Balai Kota Jakarta, Selasa (19/5).
Khoirudin tidak menampik bahwa kondisi fiskal Jakarta saat ini sedang tidak baik-baik saja. Selain gejolak ekonomi global, penurunan Dana Bagi Hasil (DBH) dari pemerintah pusat juga menjadi pemicu utama pengetatan anggaran.
Baca Juga:Tak Kunjung Turun Hingga Memicu Polemik, BKN Didesak Segera Terbitkan Surat Pengukuhan Sekda Tangsel
"Pada prinsipnya, Pak Gubernur menyampaikan bahwa tekanan ekonomi kita, dampak dari tekanan ekonomi dunia, berdampak kepada anggaran kita. Juga dampak dari itu semua, pengurangan DBH masih terus berlanjut," terangnya.
Meski keuangan daerah sedang tertekan, Pemprov DKI memberikan garansi penuh bahwa program kesejahteraan warga tidak akan diusik.
Pramono Anung memastikan alokasi anggaran untuk layanan publik dasar masyarakat, seperti sektor pendidikan dan kesehatan, akan tetap menjadi prioritas utama dan tidak mengalami pemotongan.
"Pak Gubernur menyampaikan untuk layanan pendidikan tidak boleh berkurang, KJP, KJMU, kemudian KJP Plus, dan lain-lain. Kemudian juga di Dinas Kesehatan juga tidak boleh berkurang. Ini layanan dasar masyarakat," tutur Khoirudin.
Selain itu, program kerja utama yang menjadi momok klasik Jakarta juga dipastikan tetap berjalan sesuai rencana awal.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
