Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 19 Mei 2026 | 05.02 WIB

Rano Karno Kepincut CopenHill Denmark, Tempat Olah Sampah yang Disulap Jadi Arena Ski

Wakil Gubernur (Wagub) Rano Karno meninjau fasilitas pengolahan sampah Copen Hill di Kopenhagen, Denmark, pada Minggu (17/5) pagi waktu setempat. (Istimewa) - Image

Wakil Gubernur (Wagub) Rano Karno meninjau fasilitas pengolahan sampah Copen Hill di Kopenhagen, Denmark, pada Minggu (17/5) pagi waktu setempat. (Istimewa)

JawaPos.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah serius mencari solusi terbaik untuk mengatasi masalah sampah di ibu kota. Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno memimpin langsung delegasi untuk 'berguru' ke Denmark, negara yang sukses menyulap sampah menjadi sumber energi listrik.

Pada Minggu (17/5) pagi waktu setempat, Wagub Rano Karno meninjau langsung Copen Hill, sebuah fasilitas pengolahan sampah modern dan ramah lingkungan yang ikonik di Kota Kopenhagen, Denmark.

Kunjungan kerja ini bertujuan untuk mempelajari sistem pengelolaan sampah Jakarta yang lebih berkelanjutan di masa depan.

Menyulap Sampah Menjadi Listrik Ratusan Ribu Rumah

Copen Hill bukan tempat pembuangan sampah biasa. Fasilitas ini menggunakan teknologi waste-to-energy yang sangat efisien.

Sampah-sampah yang masuk dibakar dalam suhu ekstrem hingga 1.000 derajat Celsius. Uap panas dari hasil pembakaran inilah yang kemudian menggerakkan turbin untuk menghasilkan pasokan listrik massal.

Hebatnya, energi yang dihasilkan dari gunungan sampah tersebut mampu menerangi dan menghangatkan sekitar 100.000 hingga 150.000 rumah tangga di Kopenhagen.

Setiap tahunnya, fasilitas yang beroperasi sejak 2017 ini sanggup melahap 440.000 hingga 610.000 ton sampah. Outputnya pun luar biasa, yakni menghasilkan sekitar 283 GWh listrik dan 1.383 GWh energi panas. Sementara untuk limbah makanan, Kopenhagen mengolahnya di tempat terpisah guna dijadikan biogas.

Kunci Sukses: Warga Wajib Milah Sampah 10 Kategori

Teknologi canggih tidak akan bekerja maksimal tanpa peran serta masyarakat. Pihak pengelola menegaskan bahwa fondasi utama kesuksesan Copen Hill berawal dari kedisiplinan warga di rumah mereka masing-masing.

"Kami menerapkan pemilahan sampah sejak dari rumah tangga dengan 10 kategori. Sampah makanan diproses di fasilitas berbeda, sedangkan sampah rumah tangga dipisahkan antara kaca, plastik, serta logam sebelum diolah menjadi energi," ungkap Flemming G. Nielsen dari Amager Resource Center, pengelola Copen Hill.

Tempat Sampah Estetik: Bisa Main Ski dan Nongkrong di Kafe

Satu hal yang membuat Wagub Rano Karno takjub adalah konsep Copen Hill yang sangat ramah publik. Alih-alih terkesan kotor dan bau, tempat ini justru menjadi destinasi wisata dan edukasi yang populer bagi warga lokal.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore