
Trotoar di Jalan Kramat Jaya Baru, Kelurahan Johar Baru, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat, beralih fungsi menjadi lapak pedagang hewan kurban, Senin (18/5). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)
JawaPos.com - Trotoar di Jalan Kramat Jaya Baru, Kelurahan Johar Baru, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat, beralih fungsi menjadi lapak pedagang hewan kurban, Senin (18/5). Berdasarkan pantauan di lokasi, deretan kandang bambu berbahan atap terpal tampak menutup total jalur pedestrian.
Bahkan, beberapa hewan kurban sengaja ditempatkan hingga memakan bahu jalan umum. Kondisi ini memicu gelombang protes dari masyarakat yang sehari-hari melintasi kawasan tersebut.
Keluhan Warga: Bau Menyengat hingga Taruhan Nyawa
Warga sekitar menilai alih fungsi fasilitas publik ini sudah sangat keterlaluan. Selain kehilangan hak jalan, mereka harus menghadapi polusi bau dari kotoran hewan.
Salah satu warga, Zulkarim, 47, mengungkapkan kekecewaannya terhadap pemerintah. Ia pun mencurigai adanya pembiaran dari pihak berwenang.
"Mereka bisa berdiri di sini tidak mungkin kalau tidak dapat ijin dari pihak Kelurahan Johar Baru dan Kecamatan Johar Baru. Saya menduga pasti ada sesuatu sehingga lapak ini bisa berdiri," ungkapnya.
Senada dengan Zulkarim, pejalan kaki lainnya, Wawan, 36, juga merasa keselamatannya terancam karena terpaksa berjalan berdampingan dengan kendaraan bermotor.
Baca Juga:Jantung Tiba-Tiba Berdebar karena Cemas? Coba 6 Kebiasaan Ini agar Tubuh Kembali Stabil dan Tenang
"Ini sih sangat keterlaluan banget, trotoar jadi tempat dagang dan membiarkan pejalan kaki jalan di jalan raya. Kalau saya sebagai pejalan kali terus ketabrak kendaraan bagaimana," ucap Wawan.
Janji Panggil Pedagang
Merespons keluhan publik ini, Camat Johar Baru Ishran Prasetiawan berdalih pihaknya tidak mengetahui proses pendirian lapak tersebut sejak awal. Kendati demikian, ia berjanji akan segera mengambil tindakan tegas.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
