Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 30 April 2026 | 21.42 WIB

Ungkap Kronologi Kejadian, Pengelola Apartemen Mediterania Pastikan Tak Ada Korban Jiwa

Kebakaran hebat terjadi di Apartemen Mediterania Tower C, Tanjung Duren Selatan, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Kamis (30/4). (Instagram) - Image

Kebakaran hebat terjadi di Apartemen Mediterania Tower C, Tanjung Duren Selatan, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Kamis (30/4). (Instagram)

JawaPos.com - Insiden kebakaran melanda Tower C Apartemen Mediterania, Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat pada Kamis (30/4) pagi. Peristiwa ini memicu kepanikan penghuni saat asap tebal mulai memenuhi lorong gedung bertingkat tersebut.

Pihak pengelola memastikan bahwa evakuasi besar-besaran dilakukan untuk menyelamatkan ratusan nyawa yang berada di dalam tower. Meski tidak ada korban jiwa, kepulan asap yang pekat sempat membuat sejumlah penghuni dilarikan ke rumah sakit.

Manajer Apartemen Mediterania, Anggi Febrianti, mengungkapkan bahwa api pertama kali terdeteksi sekitar pukul 07.30 WIB. Sistem keamanan gedung langsung memberikan sinyal peringatan dini begitu titik api muncul di salah satu unit.

Anggi mengklaim sistem proteksi kebakaran di apartemen tersebut bekerja sesuai prosedur. Hal ini memungkinkan tim internal untuk memberikan respons cepat sebelum api merambat lebih luas ke unit atau tower lainnya.

"Kondisi awal kejadian kurang lebih setengah delapan pagi. Di gedung kami memang ada sistem proteksi kebakaran, dan MCFA (Master Control Fire Alarm) kami mengidentifikasi adanya titik api," ujar Anggi di lokasi kejadian, Kamis (30/4).

Ia juga membantah kabar bahwa alarm gedung tidak berfungsi. Menurutnya, bunyi alarm yang nyaring menjadi faktor kunci mengapa tim evakuasi bisa langsung bergerak ke titik koordinat kebakaran hanya dalam hitungan menit.

"Dapat saya pastikan (alarm) berbunyi. Makanya pukul 07.30 tim langsung ke lokasi. Semua sistem gedung berfungsi baik," tegasnya.

Proses Evakuasi dan Penanganan Asap
Senada dengan Anggi, Humas Apartemen Mediterania Erlan Kallo menjelaskan, fokus utama petugas saat ini adalah penyisiran area. Mengingat apartemen adalah ruang tertutup, tantangan terbesar bagi petugas Damkar bukanlah api, melainkan asap yang terperangkap.

Tim pemadam kebakaran harus menggunakan peralatan khusus untuk mengeluarkan asap (smoke extraction) dari dalam gedung agar jarak pandang dan sirkulasi udara kembali normal. Penyisiran dilakukan dari lantai ke lantai guna memastikan tidak ada penghuni yang tertinggal.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore