Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 29 April 2026 | 00.30 WIB

Operasional KRL Hanya Sampai di Stasiun Bekasi, Evakuasi Gerbong KRL Belum Rampung Sore Ini

Proses evakuasi gerbong terakhir, gerbong 10 KRL, dalam insiden kecelakaan yang melibatkan KRL Commuter Line dan Kereta Api Jarak Jauh Argo Bromo, di stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com) - Image

Proses evakuasi gerbong terakhir, gerbong 10 KRL, dalam insiden kecelakaan yang melibatkan KRL Commuter Line dan Kereta Api Jarak Jauh Argo Bromo, di stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)

JawaPos.com - Perjalanan KRL Commuter Line untuk sementara waktu hanya melayani perjalanan hingga Stasiun Bekasi, Selasa (28/4). Ini merupakan imbas kecelakaan kereta api yang melibatkan KRL Commuter Line dan KA Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.

Pantauan JawaPos.com di lokasi pukul 16.35 WIB, terlihat petugas masih mengupayakan pengangkatan KRL gerbong wanita yang menutupi jalur menggunakan alat berat.

Upaya pengangkatan yang dilakukan sejak siang itu masih belum membuahkan hasil. Sebagian pagar di stasiun sudah dipotong guna mempermudah proses evakuasi.

Jalur hulu dan hilir menjadi prioritas utama untuk segera dinormalisasi agar aktivitas masyarakat kembali lancar.

Dirut PT KAI, Bobby Rasyidin menjelaskan, evakuasi kereta Argo Anggrek sudah lakukan 100%. Lokomotif kereta tersebut pun sudah lepas dari rangkaian KRL yang terdampak.

"Dan jalur hilirnya juga dari tadi malam juga sudah kita buka dan bisa beroperasi normal, walaupun untuk sementara waktu sampai waktu yang kami akan tentukan yang akan ditentukan lagi, Commuter Line atau KRL akan ditutup dulu. Akan ditutup dulu dan stasiun terakhir layanan terakhir adalah Stasiun Bekasi," ujarnya di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4).

Bobby juga melaporkan sebanyak 25 kereta dilaporkan tertunda perjalanannya akibat gangguan operasional yang terjadi.

Pihak PT KAI saat ini masih berfokus pada upaya pemulihan jalur, termasuk mengevakuasi rangkaian kereta yang terdampak.

Disisi lain, pihaknya tengah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi rel, sistem persinyalan, hingga LAA (Listrik Aliran Atas) untuk memastikan keamanan.

"Bebasin jalur ini kan tidak hanya tidak ada halangan di atasnya, kita juga harus pastikan kondisi dari relnya, kondisi juga dari LAA-nya di atas, kemudian kondisi juga dari persinyalannya. Jangan-jangan terimpact oleh tumburan tadi malam. Jadi segera nanti kita evaluasi jika semua komponen itu jalan segera kita buka," terang Bobby.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore