
Tim Basarnas melakukan evakuasi korban kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi TImur. (Basarnas)
JawaPos.com - Proses evakuasi korban kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur yang terjadi pada Senin malam (27/4) masih terus berjalan. Sampai Selasa dini hari (28/4), Tim SAR Gabungan berusaha mengevakuasi para korban. Berdasar dokumen video dari Kantor SAR Jakarta, masih ada beberapa korban terhimpit gerbong, termasuk seorang perempuan yang tampak dalam keadaan selamat.
Dari rekaman video tersebut, tampak korban mendapat bantuan oksigen dari petugas yang berusaha mengevakuasi korban. Sebagaimana telah disampaikan oleh Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, sejumlah korban masih terjepit di dalam kereta yang bertabrakan. Untuk mengevakuasi para korban, Basarnas memutuskan memotong gerbong kereta.
"Personel saat ini sedang melakukan upaya pemotongan terhadap badan kereta api bagian luar agar korban yang terhimpit bisa dievakuasi," kata Humas Kantor SAR Jakarta Ramli Prasetio saat dikonfirmasi.
Kecelakaan kereta yang terjadi sekitar pukul 21.00 WIB tersebut melibatkan KRL Commuter Line dan Kereta Api Jarak Jauh Argo Bromo. Akibatnya, sejumlah penumpang mengalami luka-luka dan beberapa korban dilaporkan terhimpit di dalam gerbong akibat benturan keras. Tidak hanya itu, sebanyak 3 korban dinyatakan meninggal dunia.
Untuk membantu proses evakuasi, Kantor SAR Jakarta, Unit Siaga SAR Bekasi, serta tim khusus Basarnas Special Group (BSG) mengerahkan 30 personel. Tim SAR Gabungan saat ini masih terus mengupayakan evakuasi korban yang terhimpit dengan menggunakan peralatan ekstrikasi guna mengeluarkan korban dari material kereta yang sudah ringsek.
"Tim SAR gabungan saat ini fokus pada upaya evakuasi korban yang masih terjebak di dalam rangkaian kereta. Kami menggunakan peralatan ekstrikasi untuk memastikan proses penyelamatan berjalan cepat namun tetap memperhatikan keselamatan korban dan petugas," ucap Kepala Kantor SAR Jakarta Desiana Kartika Bahari.
Desiana memastikan, seluruh personel dikerahkan secara maksimal untuk mempercepat proses penyelamatan. Dia menambahkan bahwa koordinasi dengan unsur terkait terus dilakukan guna mempercepat penanganan di lokasi kejadian. Prioritas Tim SAR Gabungan saat ini adalah mengevakuasi korban dalam keadaan selamat.
"Prioritas utama kami adalah menyelamatkan korban dan memberikan penanganan secepat mungkin," tegasnya.
Sampai berita ini dibuat, proses evakuasi masih terus berlangsung. Korban yang berhasil dievakuasi langsung dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Basarnas mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati lokasi kejadian agar tidak menghambat proses evakuasi yang sedang berlangsung.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
