
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membeberkan kinerja APBD Triwulan I dalam konferensi pers di Balai Kota, Jumat (17/4). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)
JawaPos.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membeberkan kinerja APBD Triwulan I ditengah situasi global sedang tidak menentu.
Dalam konferensi pers di Balai Kota, Jumat (17/4), Pramono mengungkap bahwa realisasi belanja daerah mencapai titik tertinggi dalam lima tahun terakhir. Hal ini menjadi sinyal kuat bahwa roda pembangunan di Jakarta bergerak lebih cepat dari biasanya.
"APBD DKI Jakarta ditetapkan sebesar Rp81,32 triliun. Hingga 31 Maret 2026, realisasinya meliputi pendapatan daerah Rp9,57 triliun (13,39 persen), belanja daerah Rp10,38 triliun (13,97 persen), penerimaan pembiayaan Rp5,82 triliun (58,92 persen), serta pengeluaran pembiayaan Rp243,2 miliar (3,45 persen), dengan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Rp4,77 triliun," ujarnya.
Pramono juga menyoroti efektivitas birokrasi dengan selesainya 94.798 paket pengadaan. Ia meminta jajarannya untuk segera menuntaskan paket yang tersisa agar dampaknya langsung dirasakan warga.
Daya tahan ekonomi Jakarta terbukti tangguh. Sepanjang tahun 2025, Jakarta tumbuh sebesar 5,21 persen, mengungguli angka nasional yang berada di level 5,11 persen. Optimisme ini pun terus berlanjut hingga tahun ini.
"Yang menggembirakan, pada Maret 2026 indeks keyakinan konsumen mencapai 145,5. Ini menunjukkan optimisme masyarakat terhadap kondisi ekonomi Jakarta," kata Pramono.
Tak hanya itu, sektor transportasi umum juga mencetak rekor. Integrasi Transjakarta, MRT, dan LRT berhasil mengangkut 112 juta penumpang hanya dalam tiga bulan pertama tahun ini.
Strategi Insentif dan Penurunan Angka Kemiskinan
Menghadapi tekanan geopolitik dunia, Pemprov DKI kini tengah menyiapkan langkah strategis untuk menjaga daya beli masyarakat melalui kebijakan pajak yang lebih ramah.
"Momentum ini harus diperkuat melalui kebijakan insentif fiskal yang tepat. Kami tengah mengkaji instrumen perpajakan yang lebih kompetitif, termasuk relaksasi untuk merespons tekanan geopolitik," tegas Gubernur Pramono.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
