
Kelompok mahasiswa menggelar aksi di depan Mahkamah Konstitusi (MK) menyoroti kasus penyiraman air keras kepada Andrie Yunus. (Istimewa)
JawaPos.com - Kelompok mahasiswa yang tergabung dalam Aktivis Sosial Peduli Demokrasi dan Hukum menuntut para pelaku penyiraman air keras kepada Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus diproses di pengadilan umum. Mereka berharap agar Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan uji Materiil Permohonan Perkara Nomor 260/PUU-XXIII/2025.
Koordinator Aksi Aktivis Sosial Peduli Demokrasi dan Hukum Yasser dalam demonstrasi di depan MK mengatakan, pemerintah dan DPR RI dianggap perlu merevisi Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1997 tentang Peradilan Militer lewat uji Materiil yang sedang berjalan di MK.
"Maka dari itu, kami mohon kepada Majelis Hakim MK yang memeriksa, mengadili dan memutus terkait permohonan Perkara Nomor 260/PUU-XXIII/2025 untuk memberikan pertimbangan hukum dan memutuskan mengabulkan uji materiil," ujarnya, Selasa (14/4).
Dia mengatakan, kasus pidana sebaikanya ditangani oleh peradilan umum. Sehingga, tidak semua pelanggaran prajurit TNI masuk meja hijau militer.
Dengan cara ini pengadilan militer bisa fokus menangani kasus-kasus pelanggaran yang terkait dengan dinas militer dan pelanggaran terkait kode etik militer. Sedangkan, kasus pidana tetap melalui peradilan umum.
Langkah ini dianggap penting agar tidak terjadi impunitas bagi prajurit TNI. Dengan begitu, akan tercipta keadilan hukum bagi seluruh warga negara.
"Prajurit atau anggota militer yang terlibat dalam tindak pidana umum seharusnya diadili di peradilan umum, sebagaimana warga sipil pada umumnya," imbuhnya.
Massa menganggap hal ini penting demi terwujudnya transparansi, independensi dan keadilan.
"Semoga catatan ini dapat mengetuk hati Nurani dan menjadi pertimbangan Majelis Hakim MK yang memeriksa, mengadili dan memutus perkara uji materiil Nomor 260/PUU-XXIII/2025, mohon keputusan yang seadil-adilnya," pungkasnya.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
