Logo JawaPos
Author avatar - Image
30 Maret 2026, 19.23 WIB

Pramono Anung Pastikan Jakarta Ikut Aturan WFH, Tapi Bukan di Hari Rabu, Ini Alasannya

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Masria Pane) - Image

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Masria Pane)

JawaPos.com - Pemerintah mulai mengantisipasi dampak konflik geopolitik global yang memanas antara Iran dan Amerika Serikat-Israel.

Salah satu langkah strategis yang diambil adalah memberlakukan kembali skema Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) guna menekan konsumsi BBM nasional.

Pemerintah menargetkan kebijakan ini mampu menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) hingga 20 persen.

Langkah ini diambil menyusul kekhawatiran adanya kelangkaan BBM imbas dari perang di Timur Tengah yang terus bergejolak.

Menanggapi itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa Jakarta akan tegak lurus dengan instruksi pusat.

"Pemerintah DKI Jakarta akan mengikuti apa yang menjadi arahan dan juga peraturan yang akan dikeluarkan secara resmi dari pemerintah pusat," ujar Pramono Anung di DPRD DKI Jakarta, Senin (30/3).

Namun ia memastikan tidak akan memilih hari Rabu, sekalipun ditetapkan Pemerintah Pusat. 

Alasannya, ialah hari Rabu telah ditetapkan sebagai hari transportasi umum bagi ASN Pemprov DKI Jakarta. Di hari itu, seluruh ASN wajib bekerja menggunakan transportasi umum ke kantor.

"Mengenai hari, tentunya tidak hari Rabu. Kenapa tidak hari Rabu? Karena Rabu itu adalah hari transportasi umum sehingga dengan demikian saya kalau nanti sudah diputuskan oleh pemerintah pusat akan memutuskan di luar hari Rabu. Karena Rabu tetap untuk transportasi umum," katanya.

Hingga kini, Pemprov DKI Jakarta masih menunggu penetapan kebijakan tersebut dari Pemerintah Pusat.

Di sisi lain, Pemerintah Pusat melalui Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya memberikan contoh hari Jumat untuk diterapkan secara nasional.

Pemilihan hari Jumat dianggap paling ideal karena memiliki durasi jam kerja yang paling singkat dibandingkan hari lainnya, sehingga tidak mengganggu efektivitas layanan publik secara signifikan.

"Kalau kita pilih hari Jumat, itu kan hari pendek. Jadi pasti ada penghematan BBM (Bahan Bakar Minyak) berapa persen," katanya belum lama ini.

Editor: Bayu Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore