
Aparat kepolisian mulai melakukan penjagaan aksi Solidaritas Konflik Timur Tengah di sekitar Monas, Jumat (6/3). (Istimewa)
JawaPos.com - Ribuan personel keamanan disiagakan untuk mengawal aksi unjuk rasa dari Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Sipil yang digelar di sisi Selatan Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (6/3). Aksi ini solidaritas ini menuntut penolakan segala bentuk agresi militer dan konflik di timur tengah.
Pengamanan telah dimulai sejak pukul 08.00 WIB melalui sesi Tactical Wall Game (TWG) dan apel kesiapan. Tujuannya guna memetakan dinamika massa agar aspirasi tetap tersampaikan tanpa mengganggu ketertiban umum.
Sebanyak 1.436 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, hingga Polsek jajaran dikerahkan ke lokasi. Seluruh petugas dipastikan tidak dibekali diri dengan senjata api.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung menegaskan, prioritas utama aparat adalah memberikan pelayanan dan menjamin hak konstitusional warga negara.
"Kita hadir untuk melayani saudara-saudara kita yang menyampaikan pendapat. Personel di lapangan tidak membawa senjata api dan diperintahkan untuk selalu mengedepankan sikap humanis, persuasif, dan profesional," ujar Reynold, Jumat (6/3).
Imbauan untuk Massa Aksi dan Pengguna Jalan
Meski pengamanan dilakukan secara persuasif, pihak kepolisian tetap memberikan rambu-rambu bagi para orator dan peserta aksi. Massa diminta untuk tetap tertib, tidak memprovokasi, dan dilarang keras merusak fasilitas umum atau membakar ban bekas.
Selain itu, bagi masyarakat yang hendak melintasi area Jakarta Pusat, sebaiknya mulai mempertimbangkan jalur alternatif.
"Pengaturan lalu lintas bersifat situasional dan akan disesuaikan dengan eskalasi jumlah massa di lapangan. Kami mohon kerja sama semua pihak agar kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif," tutur Kapolres.
Hingga saat ini, arus lalu lintas di sekitar Monas masih dipantau secara ketat. Petugas di lapangan akan melakukan pengalihan arus jika kepadatan massa mulai menutupi jalan protokol.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Tak Singgung Pengunduran Diri, Ini 6 Poin Pernyataan Jampidsus Febrie Adriansyah Usai Rumahnya Digeledah Polisi
Prediksi Skor Prancis vs Maroko: Bandar Taruhan Klaim Les Bleus Menang 90 Menit, Opta Beri Peluang Pasti 60,9 Persen
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
