Ilustrasi bus TransJakarta melintas di sekitar Bundaran HI, Jakarta. (Hanung Hambara/Jawa Pos)
JawaPos.com - Buat kamu yang baru pertama kali menginjakkan kaki di Jakarta, entah sebagai turis, perantau atau pekerja baru, atau mahasiswa, mencoba naik Transjakarta bisa terasa sedikit membingungkan. Haltenya berada di tengah jalan, harus tap kartu, lalu ada koridor dan rute yang terdengar teknis.
Tapi tenang, begitu paham alurnya, naik Transjakarta justru jadi salah satu cara paling praktis dan hemat untuk menjelajahi ibu kota. Sebagai sistem Bus Rapid Transit (BRT) terbesar di Asia Tenggara yang dioperasikan oleh PT Transportasi Jakarta, layanan ini menjangkau banyak titik penting, dari pusat bisnis hingga kawasan wisata seperti Kota Tua dan Blok M.
Berikut 7 cara naik Transjakarta untuk pemula agar perjalananmu lancar dan bebas drama.
1. Cari Halte Terdekat dari Lokasimu
Langkah pertama tentu menemukan halte terdekat. Kamu bisa mengandalkan Google Maps atau aplikasi resmi Transjakarta, Tije, untuk melihat rute dan estimasi kedatangan bus secara real-time.
Ketik lokasi tujuanmu, lalu pilih opsi transportasi umum. Biasanya akan muncul nomor koridor atau rute yang harus kamu naiki. Halte Transjakarta mudah dikenali karena berada di tengah jalan besar dan terhubung dengan jembatan penyeberangan orang (JPO).
2. Siapkan Kartu Uang Elektronik
Transjakarta tidak menerima pembayaran tunai. Kamu wajib menggunakan kartu uang elektronik seperti JakLingko, e-Money, Flazz, Brizzi, TapCash, atau MegaCash.
Pastikan saldo mencukupi. Tarif reguler Transjakarta relatif terjangkau, mulai sekitar Rp 3.500 untuk sekali perjalanan di jam normal. Kalau ragu, isi saldo lebih dulu di minimarket, ATM, atau vending machine yang tersedia di beberapa halte.
3. Tap In di Gate Masuk
Begitu tiba di halte, kamu akan melewati gate elektronik. Tempelkan kartu (tap in) pada mesin pembaca sampai terdengar bunyi 'beep' dan pintu terbuka.
Beberapa halte juga mendukung pembayaran via QRIS melalui aplikasi Tije. Setelah berhasil masuk, kamu akan berada di area peron untuk menunggu bus.
4. Pahami Koridor dan Arah Tujuan

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
