
Personel Polresta Jakarta Timur menghentikan pengendara sepeda motor yang melawan arah di putaran Lampiri, Kalimalang, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur. (Dok/JawaPos.com)
JawaPos,com-Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta berkoordinasi dengan Kepolisian untuk menindak tegas para pengendara, terutama motor yang kerap melawan arah di sejumlah ruas jalan di Jakarta.
’’Bagi siapapun yang melanggar peraturan, saya sudah meminta kepada Satpol PP untuk mengambil tindakan tegas dan mengoordinasikan dengan aparat Kepolisian," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Kamis.
Pramono mengakui, saat ini prosedur sistem tilang langsung tidak lagi diberlakukan seperti sebelumnya. Karena hal itu banyak pelanggar yang akhirnya hanya diberi peringatan. “Sehingga dengan demikian, banyak yang melakukan pelanggaran hanya bisa diberikan peringatan," katanya.
Pramono menegaskan tidak ingin pelanggaran melawan arah terus dibiarkan. Pelanggaran tersebut sudah meresahkan dan membahayakan pengguna jalan lain. "Jadi dimanapun yang melawan arah, diambil saja tindakan yang tegas,” katanya.
Karena itu, Satpol PP diminta bekerjasama dengan Kepolisian agar penindakan bisa lebih maksimal. "Saya sudah meminta kepada Satpol PP berkoordinasi dengan Kepolisian untuk mengambil tindakan tegas karena ini sudah mengganggu,” ujar Pramono.
Perilaku pengendara yang melawan arah atau arus masih marak terjadi di berbagai ruas jalan di Jakarta. Hal ini pun dikeluhkan warga karena perilaku pengendara mobil dan sepeda motor yang nekat melawan arah termasuk di Jalan DI Panjaitan hingga Otista, Jakarta Timur.
Kendaraan kerap melawan arah di depan Kantor Wilayah Kementerian Agama menuju Otista III atau berputar balik di depan Kantor Kecamatan Jatinegara. Situasi itu membuat arus lalu lintas kerap tersendat.
Di Jakarta Selatan, pengendara sepeda motor juga masih nekat melawan arah di Jalan Lebak Bulus Raya, Cilandak, menuju Pondok Indah. Pelanggaran serupa juga terjadi di perlintasan kereta api di Jalan Industri Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat. (*)

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
