
ILUSTRASI Perbaikan jalan. (dok. Jasa Marga)
JawaPos.com - Insiden kecelakaan tragis yang menimpa seorang pengemudi ojek online (ojol) di Flyover Grogol, Jakarta Barat, memicu respons cepat dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Setelah video korban terkapar akibat jalan berlubang viral di media sosial, Dinas Bina Marga (DBM) langsung menerjunkan tim untuk melakukan perbaikan kilat di lokasi kejadian.
Kepala Pusat Data dan Informasi Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Siti Dinarwenny, menyatakan pihaknya telah melakukan penanganan darurat.
Siti menyebutkan bahwa tim "Pasukan Kuning" telah dikerahkan pada Selasa (10/2) dini hari untuk menutup titik-titik rawan yang membahayakan pengendara.
"Sebagai bentuk tanggung jawab dan tindak lanjut di lapangan, DBM sudah menangani sebanyak 5 titik jalan berlubang di lokasi kejadian pada Selasa dini hari sekitar pukul 00:56 WIB," ujar Siti, Jumat (13/2).
Selain di Flyover Grogol, DBM juga melaporkan telah melakukan penanganan masif di jalur sekitarnya. Sebanyak 159 titik di Jalan S. Parman dan 82 titik di Jalan Daan Mogot telah diperbaiki untuk mencegah jatuhnya korban baru.
Pihak Dinas Bina Marga memastikan akan terus melakukan pemantauan berkala. Siti Dinarwenny menambahkan bahwa perbaikan sengaja dilakukan pada malam hari demi keamanan petugas dan agar tidak mengganggu arus lalu lintas masyarakat.
"Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta terus berkomitmen melakukan pemantauan dan perawatan jalan secara berkala. Penanganan cepat dan darurat tetap kami lakukan, termasuk di tengah kondisi musim hujan, sebagai upaya menjaga keselamatan seluruh pengguna jalan," kata Siti.
Pramono Anung Minta Maaf dan Targetkan 6.000 Titik
Baca Juga: Digeprek Atletico Madrid di Copa del Rey, Hansi Flick Sebut Barcelona Dapat Pelajaran Berharga
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung sebelumnya turut menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang menimpa driver ojol tersebut. Ia menegaskan bahwa Pemprov DKI tidak tinggal diam melihat kondisi infrastruktur yang rusak, terutama di musim hujan.
"Kalau ada peristiwa seperti yang terjadi di Grogol, ya itu adalah peristiwa yang tentunya Pemerintah Jakarta mohon maaf dan tidak ada keinginan sama sekali untuk membiarkan itu," kata Pramono saat ditemui di Jakarta Barat, Kamis (12/2/2026).
Pramono mengungkapkan bahwa Jakarta saat ini sedang menghadapi tantangan besar terkait pemeliharaan jalan. Menurut datanya, terdapat ribuan titik kerusakan yang harus segera ditangani.
"Memang lubang-lubang yang pada waktu minggu lalu kita hitung ada 6.000, udah hampir sebagian besar kita tambal," ungkapnya.
Meskipun ribuan titik telah diperbaiki, Pramono mengakui bahwa metode penambalan saat ini belum bisa menyelesaikan masalah jalan rusak secara permanen di seluruh wilayah ibu kota.
"Bahwa apakah penambalan itu sudah menyelesaikan secara keseluruhan meng-cover Jakarta, saya harus mengatakan belum," ucap Pramono secara terbuka.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
