Ilustrasi demo ojol. Pengamat ingatkan jangan ada sweeping saat demo ojol hari ini, dan sampaikan tuntutan yang jelas. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
JawaPos.com - Kawasan Silang Selatan Monas, Jakarta Pusat, diprediksi akan dipadati massa hari ini, Kamis (15/1). Ratusan driver ojek online (ojol) yang tergabung dalam Dewan Presidium Pusat Koalisi Ojol Nasional, bersama berbagai elemen massa menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran.
Menanggapi hal tersebut, pihak kepolisian telah bersiaga sejak pagi. Sebanyak 998 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, hingga Polsek jajaran dikerahkan untuk mengawal jalannya aksi agar tetap kondusif.
Seluruh petugas yang berjaga diinstruksikan untuk tidak membawa senjata api. Fokus utama ialah memberikan pelayanan melalui pendekatan yang persuasif dan dialogis.
Sebelum terjun ke lapangan, aparat telah melakukan Tactical Wall Game (TWG) dan apel kesiapan pada pukul 08.00 WIB guna memetakan potensi dinamika massa.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung menegaskan, kehadiran aparat adalah untuk menjamin hak konstitusional warga negara.
"Kita hadir untuk melayani saudara-saudara kita yang menyampaikan pendapat. Personel di lapangan tidak membawa senjata api dan diperintahkan untuk selalu mengedepankan sikap humanis, persuasif, dan profesional," ujar Reynold, Kamis (15/1).
Imbauan untuk Peserta Aksi dan Pengguna Jalan
Pihak kepolisian meminta para orator dan peserta aksi untuk menjaga ketertiban umum. Beberapa poin penting yang ditekankan antara lain larangan menutup jalan, membakar ban, hingga merusak fasilitas umum.
"Kami mohon kerja sama semua pihak agar kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif," tambah Reynold.
Tak hanya bagi peserta aksi, imbauan juga ditujukan bagi masyarakat umum. Pengguna jalan yang berencana melintasi area Gambir dan Monas disarankan untuk mencari jalur alternatif guna menghindari kemacetan.
Terkait kemacetan, polisi menjelaskan bahwa penutupan atau pengalihan arus jalan akan dilakukan melihat kondisi di lapangan.
"Pengaturan lalu lintas bersifat situasional dan akan disesuaikan dengan eskalasi jumlah massa di lapangan," imbuh Kapolres.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao: Duel Tim Papan Tengah LaLiga Berpotensi Berlangsung Ketat
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022